Grid.ID- Inilah rekomendasi drakor women centric yang seru untuk ditonton. Ada The Price of Confession hingga A Virtuous Business.
Drama Korea dengan fokus pada karakter perempuan kini semakin diminati karena menghadirkan kisah yang kuat, relevan, dan dekat dengan realitas kehidupan. Alur cerita yang menyoroti perjuangan, persahabatan, hingga pencarian jati diri membuat genre women centric memiliki daya tarik tersendiri.
Melalui sudut pandang perempuan, drama-drama ini menyuguhkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh makna. Berikut 5 rekomendasi drakor women centric yang dilansir dari Asianwiki.
1. Birthcare Center (2020)
Birthcare Center mengikuti kehidupan Oh Hyun Jin (Uhm Ji Won), seorang eksekutif yang menjadi ibu baru dan menjalani masa perawatan pascapersalinan di sebuah fasilitas medis khusus. Selama berada di sana, ia bertemu ibu-ibu lain dengan latar belakang berbeda dan menyesuaikan diri dengan tantangan baru setelah melahirkan.
Drama ini menampilkan berbagai pengalaman pascapersalinan termasuk interaksi antar tokoh di lingkungan perawatan tersebut. Selain Hyun Jin, hadir karakter ibu lain dan staf yang berperan dalam kehidupan sehari-hari di pusat perawatan.
2. Little Women (2022)
Little Women berkisah tentang tiga bersaudara perempuan yang terseret ke dalam sebuah perkara besar yang mempertemukan mereka dengan keluarga paling kaya dan berpengaruh di Korea Selatan. Sang kakak sulung, Oh In Joo (Kim Go Eun), tumbuh dalam kemiskinan dan meyakini uang sebagai alat perlindungan hidup, hingga sebuah kasus besar berpotensi mengubah nasibnya.
Oh In Kyung (Nam Ji Hyun), anak tengah, bekerja sebagai jurnalis idealis yang memegang teguh kebenaran dan mulai menyelidiki kasus misterius yang pernah ditemuinya di awal karier. Sementara itu, Oh In Hye (Park Ji Hu), si bungsu, merupakan siswi berbakat di sekolah seni ternama yang kerap merasa perhatian kedua kakaknya kepadanya terlalu berlebihan.
3. A Virtuous Business (2024)
A Virtuous Business berlatar tahun 1992 di Desa Geumje dan mengikuti kisah empat perempuan yang memutuskan menjual produk dewasa dari pintu ke pintu demi mencari penghasilan. Mereka masing-masing memiliki motivasi berbeda, seperti kebutuhan finansial keluarga, serta menghadapi stigma sosial karena produk yang mereka jual masih dianggap tabu pada masa itu.
| Source | : | asianwiki,TribunnewsSultra.com |
| Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |