Grid.ID - Kronologi Ratna Listy nyaris kecelakaan di Tol Cipali. Sang presenter lantas menunjukkan kondisi mobil hingga singgung soal firasat.
Cerita Ratna Listy yang berhasil lolos dari maut menggemparkan publik. Sebab, mobil yang ia tumpangi mengalami pecah ban di KM 95 Tol Cipali.
Kondisi ban mobil yang meleleh dan pecah ia bagikan melalui unggahan Instagram @ratna_listy. Beruntung, pengemudi masih bisa mengendalikan mobil dan berhenti di tepi jalan tol.
"Benar-benar kejadian di luar nalar. Ban masih bagus, umur belum tua, tiba2 pecah dan hancur seperti kerupuk begini. Ada petugas Derek dari Astra Tol Cipali @astratolcipali lewat dan ikut menjaga situasi agar insiden ini tidak sampai mengganggu lalu lintas jalan tol.
Serem ya kalau lihat penampakan bannya. Sepertinya mustahil kita selamat jika bukan karena pertolongan Allah," tulisnya.
Kronologi
Diketahui Ratna Listy sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Madiun, Jawa Timur. Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Meski mengaku mobil berjalan tidak terlalu cepat, namun ban mobilnya tetap pecah. Baginya ini merupakan kejadian di luar nalar.
"Tiba-tiba bannya ancur kaya gini," ucapnya.
"Pelan-pelan, padahal kita nggak terlalu kenceng juga."
Beruntung ada petugas derek yang sampai di lokasi. Mobil kemudian diamankan petugas derek, mereka juga ikut menjaga situasi agar insiden ini tidak mengganggu lalu lintas jalan tol.
Pada unggahan sebelumnya, diakui oleh Ratna Listy jika ia merasakan sebuah firasat. Sebelumnya berangkat tiba-tiba piring pecah di dapur.
"Biasanya ini merupakan firasat, pertanda agar kita waspada. Ternyata ini yang terjadi," tulisnya.
Berdasarkan kronologi Ratna Listy nyaris kecelakaan di Tol Cipali, sang presenter pun bersyukur ia masih diberikan keselamatan. Ia lantas menunjukkan kondisi mobil hingga singgung soal firasat yang sebelumnya terjadi.
"Untungnya driver dan semua tim tetap tenang, gak ada yang panik. Alhamdulillah, Allah masih melindungi kami. Coba kalau ga sempat berhenti, bisa-bisa keburu meledak mobilnya," tambahnya. (*)
| Source | : | |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Desy Kurniasari |