Grid.ID - Dua raja Keraton Kasunanan Surakarta akhirnya bertegur sapa. PB XIV Purboyo dan PB XIV Hangabehi akhirnya saling berjabat tangan usai salat Jumat di Masjid Agung.
Pertemuan tersebut terjadi ditengah dualisme penobatan penerus tahta usai PB XIII mangkat. Diketahui bahwa baik PB XIV Purbaya maupun PB XIV Hangabehi saling klaim sebagai raja Keraton Solo.
Dualisme sebelumnya pernah terjadi antara dua putra PB XII, yaitu KGPH Hangabehi dan KGPH Tejowulan, setelah PB XII wafat pada tahun 2004. Konflik ini sempat memanas sebelum akhirnya konsensus keluarga mengakui Hangabehi sebagai Pakubuwono XIII.
Dua raja Keraton Kasunanan Surakarta itu akhirnya bertemu setelah salat Jumat. Keduanya bahkan saling bertegur sapa di momen tersebut.
Melansir Kompas.com, diberitakan sebelumnya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro alias Gusti Purboyo telah mendeklarasikan bahwa dirinya yang akan meneruskan tongkat kepemimpinan Keraton Solo pascawafatnya PB XIII. Deklarasi tersebut diucapkan ketika jenazah PB XIII hendak diberangkatkan menuju Makam Raja-Raja Imogiri di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (5/11/2025).
Sementara itu, seminggu setelah Purboyo mendeklarasikan diri sebagai PB XIV, giliran KGPH Hangabehi yang dinyatakan sebagai Raja Keraton Solo Keputusan mengangkat KGPH Hangabehi diambil setelah Lembaga Dewan Adat (LDA) menggelar pertemuan di Sasana Handrawina, Keraton Solo pada Kamis (13/11/2025).
Dilansir Grid.ID dari tribunsolo.com, akhirnya dua raja Keraton Kasunanan Surakarta bertegur sapa untuk pertama kali setelah saling klaim sebagai penerus tahta sepeninggal Pakubuwono XIII. Mereka bertegur sapa usai menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Keraton Solo, Jumat (5/12/2025).
Pakubuwono XIV Purboyo menghampiri kakaknya, Pakubuwono XIV Hangabehi, yang berada tak jauh darinya. Mereka sempat menanyakan kabar satu sama lain.
Pakubuwono XIV Purboyo mengaku memang jarang bertemu dengan kakaknya tersebut. Sebab ia saat ini masih berkuliah menempuh pendidikan magister di UGM, sedangkan kakaknya berdomisili di Solo.
“Kebetulan kalau Jumat ya jumatan di sini. Ketemu biasa aja. Kakak saya nggak gimana-gimana. Saya juga biasa aja. Ya biasa saling sapa. Dia kan di Solo, saya di Jogja jarang ketemu kuliah saya,” ungkapnya.
Tak Banyak yang Diobrolkan
Pakubuwono XIV Hangabehi mengungkapkan ia hanya sempat bertegur sapa saat momen pertemuan tersebut. Tak ada obrolan lain yang dibicarakan.
| Source | : | Kompas.com,TribunSolo.com |
| Penulis | : | Desy Kurniasari |
| Editor | : | Desy Kurniasari |