Grid.ID - Drama percintaan yang menyeret nama Inara Rusli masih menyita perhatian publik. Belum usai kehebohan soal dugaan orang ketiga, kini status hubungan Inara dengan sosok pria bernama Insanul Fahmi menjadi perbincangan.
Meski Inara telah menyatakan tegas ingin mundur, Marissya Icha selaku kuasa hukum justru membawa kabar baru. Ia mengungkapkan bahwa secara agama, ikatan pernikahan siri antara Inara dan Insan ternyata belum putus.
Adapun konflik bermula saat seorang wanita bernama Wardatina Mawa muncul ke publik dan membongkar dugaan hubungan suaminya dengan artis berinisial IR. Tak lama berselang, Insanul Fahmi mengakui telah menikahi Inara secara siri pada 7 Agustus 2025.
Merasa dibohongi soal status Insan yang ternyata masih beristri, Inara pun memilih angkat kaki. Namun, Marissya Icha menjelaskan bahwa perpisahan dalam nikah siri tidak sesederhana ucapan.
"Kalau bercerai, belum bisa dikatakan bercerai ya karena namanya nikah siri itu bukan seperti nikah resmi yang harus ada surat, nikah siri sepengetahuan saya hanya bisa bercerai apabila laki-lakinya mengungkapkan atau mengucapkan talak cerai," kata Marissya Icha dikutip Grid.ID dari Tribunnews.com.
Sampai saat ini, pihak Inara Rusli masih menunggu itikad baik dari pengusaha muda asal Medan tersebut untuk melepaskannya. Menurut Icha, kliennya sudah berulang kali memohon agar diceraikan.
"Sedangkan sampai saat ini belum juga ditalak, Inara selalu minta untuk 'udah ceraikan saja saya'. Yang disampaikan kepada kami ya," sambung Icha.
Selain itu, kondisi juga kian rumit karena terungkap Insanul Fahmi justru memohon agar Inara tidak meninggalkannya. Marissya Icha membeberkan momen di mana Insan menangis histeris bahkan hendak bersujud di kaki mantan istri Virgoun tersebut.
"Tapi Insan sampai sekarang belum juga mengatakan itu. Justru terakhir, dia sempet membawa dari keluarganya meminta maaf kepada Inara, dia nangis-nangis sampai mau sujudlah di kaki (Inara)," ungkap Marissya.
Bagi Inara, keputusan untuk mundur adalah hal mutlak. Ia merasa tidak etis berada di tengah rumah tangga orang lain, terlebih dirinya pernah merasakan sakitnya dikhianati.
"Atas dasar dulu dia pernah disakiti, kedua rasanya nggak etis seorang Inara memasuki rumah tangga orang lain. Inara memilih mundur sudah sangat tepat, Namun keadaannya Insan belum juga menalak, Inara sudah meminta tapi sampai saat ini belum juga ditalak," tegas Marissya Icha.
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |