Grid.ID - Gapura Gedung Sate kini menjadi kontroversi usai direnovasi. Dedi Mulyadi sampai arsitek ITB buka suara dan sebut bukan candi.
Di tengah ramainya diskusi di media sosial soal pembangunan gerbang dan pagar Gedung Sate di Kota Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberikan penjelasan bersama arsitek proyek tersebut yang berasal dari ITB, Sigit.
Dedi Mulyadi kini buka suara usai gapura Gedung Sate jadi kontroversi. Arsitek ITB menyebut bukan candi.
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Dedi Mulyadi atau KDM terlihat berbincang dengan Sigit sambil meninjau pembangunan gerbang dan gapura yang tengah ramai diperbincangkan publik.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa banyak warganet mengira desain gapura dan pagar tersebut merupakan ide pribadinya. Padahal, sebelum dibangun, arsitek terlebih dahulu melakukan riset dan merancang desainnya melalui proses Detail Engineering Design (DED).
"Jadi ini (Gapura Gedung Sate) yang gambar bukan saya. Kalau di Lembur Pakuan yang gambar saya.
Kalau di lembur Pakuan itu karena itu pribadi, cuek saya, karena tidak perlu lelang. Kalau di sini harus karena harus ada namanya DED." kata Dedi Mulyadi yang meninjau Gedung Sate, Sabtu (22/11/2025).
Renovasi gerbang dengan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar itu, kata Dedi, bersumber dari efisiensi berbagai pos anggaran, termasuk biaya perjalanan dinas dan pengadaan seragam gubernur. Pada kesempatan yang sama, Sigit membenarkan penjelasan tersebut dan menambahkan bahwa tidak banyak yang mengetahui Gedung Sate dibangun dengan perpaduan berbagai kebudayaan.
Menurutnya, Pemerintah Kolonial Belanda pada masa itu menggabungkan unsur arsitektur Eropa dengan budaya Nusantara, termasuk Sunda. Namun, mayoritas masyarakat hanya melihat Gedung Sate sebagai bangunan bergaya Eropa.
Sigit mencontohkan penggunaan gaya candi yang tampak pada dinding bawah, pintu gerbang utama, hingga ornamen berbentuk candi di bagian depan Gedung Sate tepat di atas gerbang. Semua elemen tersebut sudah ada sejak awal pembangunan lebih dari satu abad lalu.
Gaya arsitektur candi pada jendela itulah yang kemudian menjadi inspirasi pembuatan gerbang baru Gedung Sate. Menurut Sigit, tidak perlu mencari referensi jauh-jauh karena unsur tersebut sudah melekat pada bangunan induknya.
Baca Juga: Viral Kasus Pemuda Dituduh Tabrak Bocah di Bandung, Dedi Mulyadi Langsung Beri Bantuan
| Source | : | Youtube |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |