Grid.ID- Di era digital yang serba cepat, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan pernikahan. Meski menawarkan kemudahan komunikasi, akses informasi, dan ruang koneksi yang lebih luas, teknologi juga membawa sisi gelap yang mengancam kualitas relasi pasangan.
Banyak pasangan tidak menyadari bahwa kebiasaan sederhana seperti mengecek ponsel saat bersama dapat memicu jarak emosional. Tanpa disadari, gawai dan media sosial mulai menggeser keintiman yang seharusnya dibangun melalui percakapan langsung.
Ketika kehadiran fisik tidak lagi sejalan dengan kehadiran emosional, hubungan perlahan kehilangan kehangatannya. Karena itu, memahami dampak negatif teknologi menjadi penting agar pernikahan tetap harmonis di tengah derasnya arus digital.
1. Berkurangnya Waktu Berkualitas
Teknologi, terutama smartphone, sering mencuri perhatian yang seharusnya diberikan kepada pasangan. Notifikasi tanpa henti, keinginan untuk mengecek media sosial, hingga kebiasaan scrolling di sela percakapan membuat pasangan merasa diabaikan.
Dalam konteks pernikahan, distraksi semacam ini dapat menciptakan rasa kesepian, menjauhkan pasangan secara emosional, dan mengikis fondasi keintiman.
Ketika waktu berkualitas terganggu, hubungan mulai kehilangan ruang untuk saling mendengar, memahami, dan membangun kedekatan.
2. Salah Paham
Komunikasi digital, meski cepat dan efektif, tidak memiliki bahasa tubuh, ekspresi wajah, maupun intonasi suara. Pesan teks yang singkat bisa mudah disalahartikan, memicu konflik yang sebenarnya tidak perlu.
Dalam pernikahan, miskomunikasi jenis ini sering berakhir pada pertengkaran, karena pasangan menafsirkan pesan berdasarkan perasaan, bukan konteks. Oleh sebab itu, pasangan perlu lebih sadar akan keterbatasan komunikasi digital dan memastikan klarifikasi dilakukan sebelum emosi membesar.
3. Melemahkan Ikatan Emosional
Semakin terbiasanya pasangan berkomunikasi melalui pesan teks dapat membuat hubungan kehilangan kedalaman emosional. Pesan digital tidak mampu menyampaikan nuansa emosi secara penuh, sehingga koneksi menjadi lebih dangkal.
Baca Juga: Perjalanan Cinta Wiranto dan Rugaiya Usman, Jalani 50 Tahun Pernikahan Kini Dipisahkan oleh Maut
| Source | : | marriage.com |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |