Grid.ID- Pernikahan dengan sahabat disebut lebih bahagia dan minim perceraian. Ternyata begini penjelasan dari psikolog.

Menikah dengan sahabat ternyata bukan sekadar tren romantis, tetapi memiliki dasar psikologis yang kuat. Psikolog Danti Wulan Manunggal dari Ibunda.id menjelaskan bahwa fondasi persahabatan dalam pernikahan dapat menciptakan kebahagiaan jangka panjang sekaligus menurunkan risiko perceraian.

“Banyak penelitian mengarah pada kesimpulan serupa: ketika pasangan saling memperlakukan satu sama lain seperti sahabat terbaik, kualitas pernikahan cenderung meningkat signifikan,” ujar Danti, dilansir dari Kompas.com.

Berbagai riset mendukung pandangan bahwa menikah dengan sahabat dapat meningkatkan peluang kebahagiaan dalam rumah tangga. Salah satu penelitian dari National Bureau of Economic Research (NBER) di Kanada menemukan bahwa tingkat kebahagiaan pasangan bisa meningkat hingga dua kali lipat jika mereka menganggap pasangannya sebagai sahabat terdekat.

Persahabatan menjadi ruang bagi keintiman emosional yang memperkuat rasa saling menghargai. Ahli relasi dari University of Washington juga menyebut bahwa kualitas persahabatan dalam pernikahan memiliki pengaruh lima kali lebih besar dibandingkan faktor seksual dalam menjaga keutuhan hubungan.

“Persahabatan adalah fondasi kuat yang membuat pasangan mampu bertahan melewati berbagai fase kehidupan bersama,” jelas Danti mengutip sejumlah temuan psikologis.

Danti menambahkan bahwa meskipun tidak ada hubungan yang sepenuhnya bebas dari risiko perceraian, ikatan emosional yang kokoh, kepercayaan, serta komunikasi terbuka dapat membantu pasangan menyelesaikan masalah tanpa konflik berkepanjangan. Faktor-faktor ini secara logis dapat menurunkan kemungkinan terjadinya perceraian.

“Tidak ada jaminan 100 persen bebas perceraian, tetapi pasangan yang memiliki kedekatan emosional seperti sahabat biasanya punya daya tahan lebih tinggi terhadap konflik,” tuturnya.

Danti menjelaskan lebih lanjut bahwa pasangan yang berawal dari persahabatan umumnya telah mengenal kepribadian, respons emosional, serta kebiasaan satu sama lain, baik yang positif maupun negatif. Kedekatan tersebut membuat mereka tidak perlu berpura-pura dan dapat tampil apa adanya sejak awal pernikahan.

"Hal ini melahirkan ekspektasi realistis dan mengurangi gesekan akibat ketidaksesuaian karakter," kata Danti.

Selain itu, komunikasi yang terbuka menjadi keunggulan khas dari hubungan yang tumbuh dari persahabatan. Dengan adanya rasa aman secara emosional, pasangan lebih mudah mengungkapkan perasaan, keluhan, atau kebutuhan secara jujur tanpa takut dihakimi.

Baca Juga: 6 Ciri Hubungan Toxic yang Perlu Diwaspadai Agar Tak Menyesal dalam Pernikahan, Begini Cara Menghindarinya

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Kompas,TribunJogja.com
Penulis : Faza Anjainah Ghautsy
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna