Grid.ID - Kronologi ratusan warga Bengkulu mundur dari program PKH ramai jadi perbincangan. Usut punya usut, hal itu lantaran warga malu rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.
PKH sendiri adalah Program Keluarga Harapan. Dimana program itu pemerintah memberikan bantuan sosial bersyarat kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.
Namun siapa sangka, ratusan warga Bengkulu tepatnya warga Kepahiang justru mundur dan menolak menerima bantuan PKH itu.
Kronologi Ratusan Warga Bengkulu Mundur dari Program PKH
Mulanya, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kepahiang Helmi Johan dan tim mendatangi rumah-rumah warga tepatnya pada Senin (20/10/2025). Saat itu Helmi rupanya akan melakukan penempelan stiker di rumah salah seorang warga.
Namun siapa sangka, pemilik rumah itu malah memilih mundur saja. Pasalnya, ia memiliki rumah yang terbilang cukup besar bahkan dilengkapi garasi dengan mobil yang terpakir.
"Kami pasang ini buk. Kalau ibuk mundur, kami tidak jadi pasang," ujar Helmi dikutip Grid.ID dari TribunMedan.com, Jumat (31/10/2025).
Mendengar hal itu, ibu tersebut justru tak masalah dan secara sukarela memilih mundur.
"Mundur bae (saja) kalau begitu," ucap ibu tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, usai kejadian itu rupanya banyak ratusan penerima manfaat bansos yang akhirnya mengundurkan diri, dan secara otomatis akan dihapus dari data penerima manfaat bansos.
"Mereka ada yang mundur saat akan ditempeli stiker oleh kita. Ada juga yang datang langsung ke kantor, dan ada yang melalui pihak desa. Totalnya mendekati ratusan," kata Helmi dikutip dari TribunBengkulu.com.
Baca Juga: Kronologi Sopir Ambulans Meninggal Usai Antar Jenazah di Ciamis, Pihak Keluarga Buka Suara
| Source | : | TribunMedan.com,TribunBengkulu.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |