Grid.ID - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa ternyata tak dilibatkan urusan utang Whoosh yang capai triliunan rupiah. Ia tampak bahagia.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam tim restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau yang dikenal dengan nama Whoosh.
Terbaru, Menkeu Purbaya bahagia tak dilibatkan urusan utang Whoosh yang capai triliunan rupiah. Ia pun beberkan pernyataannya.
Hal itu diungkap Menkeu Purbaya saat bertemu para wartawan yang tayang di akun Instagram @rumpi_gosip. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikapnya yang tegas sekaligus enggan melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Ia mengaku lega karena Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak dilibatkan dalam proses negosiasi restrukturisasi utang antara pihak Indonesia dan China terkait proyek tersebut.
"Bagus. Saya nggak ikut kan? Top!" ujar Purbaya dengan nada santai saat ditemui wartawan.
Purbaya menambahkan, pihaknya berupaya sebisa mungkin agar Kemenkeu tidak perlu turun tangan dalam menangani utang proyek infrastruktur tersebut. Sikap ini sejalan dengan pernyataannya sebelumnya yang menolak penggunaan APBN untuk menutupi kewajiban finansial proyek kereta cepat.
"Sebisa mungkin (Kemenkeu) nggak ikut, biar aja mereka selesaikan business to business. Jadi top!" tambahnya.
Melalui sikapnya tersebut, Purbaya secara tersirat menegaskan bahwa pemerintah memilih pendekatan berbasis bisnis dalam menangani persoalan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), bukan dengan campur tangan langsung dalam proses negosiasi utang.
Sementara itu, Chief Operation Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menanggapi kabar bahwa Indonesia dan China telah mencapai kesepakatan untuk melakukan restrukturisasi utang KCJB hingga 60 tahun.
| Source | : | |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |