Grid.ID - Penyanyi Ashanty akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penipuan yang menyeret namanya. Ia menanggapi permintaan mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa, terkait syarat untuk damai.
Sebagai informasi, Ashanty melalui kuasa hukumnya secara resmi melaporkan Ayu ke Polres Tangerang Selatan atas dugaan tindak pidana penggelapan uang perusahaan senilai Rp2 miliar. Perbuatan ini disebut telah berlangsung sejak tahun 2023.
Tak terima dengan tudingan tersebut, Ayu balik melayangkan tiga laporan polisi sekaligus di dua wilayah hukum berbeda, satu laporan di Polres Tangerang Selatan dan dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan, dengan tuduhan perampasan aset dan akses ilegal.
Bukan sekadar pengembalian kerugian, Ayu justru meminta Ashanty memecat tiga karyawan yang telah mengabdi belasan tahun kepadanya sebagai syarat untuk damai. Dengan santai, istri dari Anang Hermansyah itu memberikan respon sarkastik terkait syarat tersebut.
"Jadi gini loh, ini lagi saya pikirin," ujar Ashanty dengan nada sarkastis saat konferensi pers di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (9/10).
"Mas Haris kan udah 15 tahun, Pak Toni udah 10 tahun, Mbak Vida udah 5 tahun. Sepertinya memang lebih baik berdamai dengan dia, mungkin akan saya pecat," lanjutnya sebelum tertawa.
Meski awalnya merespon dengan canda, Ashanty menegaskan tidak akan memecat ketiga karyawannya. Ia justru balik menyindir Ayu.
"Gila kali! Nyuruh-nyuruh pecat-pecat orang, emang siapa dia?" tegas Ashanty.
Ibu sambung Aurel Hermansyah itu merasa permintaan tersebut tidak hanya absurd, tetapi juga menyentuh ranah personal dan kesetiaan tim yang telah bersamanya selama bertahun-tahun.
"Biasanya saya itu orangnya damai, benar-benar saya tuh paling males urusan-urusan hukum," aku Ashanty.
Namun, kali ini ia merasa harus mengambil sikap yang berbeda, terutama karena adanya upaya untuk mengusik orang-orang terdekatnya.
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Nesiana |