Grid.ID - Film terbaru Benedict Cumberbatch, The Thing with Feathers, siap mengguncang layar lebar pada akhir November 2025. Sembari menanti tanggal perilisannya, simak sinopsis The Thing with Feathers terlebih dulu.
Film ini disutradarai dan ditulis oleh Dylan Southern, diadaptasi dari novel Grief Is the Thing with Feathers karya Max Porter. Kisahnya menyentuh tentang duka seorang ayah yang kehilangan istri dan harus membesarkan dua anaknya sendirian.
Namun, kesedihan itu berubah aneh ketika sosok burung gagak misterius muncul di rumah mereka. Gagak tersebut bukan sekadar makhluk halus, tetapi perwujudan dari rasa kehilangan yang mengganggu pikirannya.
Melalui film ini, Cumberbatch menampilkan sisi emosional yang jarang terlihat dalam peran-peran sebelumnya. Lebih lengkapnya, simak sinopsis The Thing with Feathers di bawah ini.
Sinopsis The Thing with Feathers
Dikutip dari Movie Insider, Minggu (5/10/2025), sinopsis The Thing with Feathers berfokus pada seorang ayah, diperankan oleh Benedict Cumberbatch, yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah kematian mendadak istrinya. Ia kini tinggal bersama dua anak laki-lakinya dan berusaha bertahan dalam kesedihan yang tak berujung.
Namun, hidupnya makin suram ketika kesedihannya seolah menjelma menjadi seekor burung gagak bernama Crow yang hadir dan menghantui kesehariannya. Crow adalah simbol dari kesedihan, rasa bersalah, dan kehilangan yang terus menghantui sang ayah.
Sosok ini sering muncul di bayangan, menertawakan, sekaligus memprovokasi sang ayah hingga batas kewarasan. Dalam perjalanan yang suram ini, film menunjukkan bahwa terkadang, rasa sakit adalah satu-satunya jalan untuk menemukan arti penyembuhan.
Film ini tidak hanya menyoroti kesedihan, tetapi juga menggambarkan bagaimana duka bisa menjadi sesuatu yang “hidup.” Dalam The Thing with Feathers, Crow menjadi lambang dari emosi manusia yang paling gelap — ketakutan, kemarahan, dan rasa kehilangan.
Alur film berjalan lambat dan reflektif. Penonton diajak masuk ke dalam dunia batin sang ayah yang terpecah antara kenyataan dan halusinasi. Film ini menyentuh, kadang menakutkan, tapi juga penuh makna. Ia mempertanyakan, apakah duka itu harus dilawan, atau justru diterima untuk bisa sembuh?
The Thing with Feathers akan menampilkan jajaran aktor Inggris berbakat. Dikutip dari Wikipedia, Benedict Cumberbatch memerankan karakter utama. Richard Boxall dan Henry Boxall berperan sebagai dua anaknya yang masih kecil.
Baca Juga: Sinopsis Steve yang Dibintangi Cillian Murphy, Perjuangan Kepala Sekolah dan Murid Bermasalah
Sementara itu, Eric Lampaert berperan sebagai sosok Crow, dengan David Thewlis sebagai pengisi suaranya. Vinette Robinson tampil sebagai Amanda, teman keluarga yang mencoba membantu. Sam Spruell berperan sebagai Paul, Leo Bill sebagai Dr. Bowden, dan Claire Cartwright sebagai ibu sekaligus istri yang telah meninggal namun masih hidup dalam kenangan.
Film The Thing with Feathers pertama kali tayang di ajang Sundance Film Festival pada 25 Januari 2025. Setelah itu, film ini melanjutkan pemutaran Eropa di Berlin International Film Festival pada 18 Februari 2025. Lalu, film ini dijadwalkan rilis pada 28 November 2025, bertepatan dengan musim penghargaan film dunia.
Melalui The Thing with Feathers, Benedict Cumberbatch akan kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam memerankan karakter kompleks. Itulah sinopsis The Thing with Feathers yang eksplorasi mendalam tentang kehilangan dan cara manusia berhadapan dengan rasa sakit. Dengan gaya penceritaan yang simbolik dan emosional, film ini menjadi salah satu karya drama paling ditunggu di penghujung 2025. (*)
| Source | : | wikipedia,Movie Insider |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |