Grid.ID - Dedi Mulyadi larang guru ikut cicipi MBG (Makan Bergizi Gratis). Sang gubernur tegaskan aturan baru soal pengawasan ketat di dapur sekolah.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan adanya aturan baru dalam pelaksanaan program MBG. Ia menyatakan bahwa guru tidak lagi diperkenankan mencicipi makanan sebelum dibagikan ke siswa.
Pasalnya tugas tersebut kini dialihkan sepenuhnya pada tim pemeriksa khusus yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, mencicipi makanan oleh guru tidak dapat dijadikan tolok ukur kelayakan bahan pangan maupun proses pengolahannya.
"Tanggung jawab pemeriksaan ada pada tim teknis yang berwenang, bukan pada guru. Tim ini mengawasi seluruh rantai proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyajian, hingga distribusi ke sekolah-sekolah," ujarnya, dikutip dari Warta Kota.
Selain memperketat prosedur pengawasan, Dedi juga menggulirkan gagasan baru. Gagasan itu adalah pendirian dapur MBG di sekolah-sekolah besar yang memiliki jumlah murid lebih dari 1.000 orang.
Menurutnya hal itu akan mempermudah pemantauan kualitas makanan sekaligus melibatkan lebih banyak pihak dalam penyelenggaraan program. Termasuk orangtua para murid yang bisa ikut mengawasi.
"Kalau dapur ada di sekolah, orang tua murid bisa ikut mengawasi dan terlibat langsung. Ini bukan hanya soal makanan, tapi juga soal rasa memiliki. Orang tua akan merasa punya kontribusi dalam menjaga kesehatan anak-anaknya," jelas Dedi.
Selain itu, kehadiran dapur MBG di sekolah akan membuka banyak lapangan kerja. Terutama bagi warga lokal.
Dengan demikian program MBG bukan hanya soal gizi, namun juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kebijakan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kualitas makanan MBG yang sempat menuai kritik.
Sebelumnya diketahui bahwa ada ribuan siswa yang mengalami keracunan MBG di Jawa Barat. Provinsi ini menjadi wilayah dengan kasus terbanyak dari total 5.626 insiden di 16 provinsi.
Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai ada beberapa masalah pokok dalam program MBG. Termasuk dengan kualitas bahan makanan dan waktu memasak yang kurang tepat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sentil Pedas Dedi Mulyadi, Singgung Soal Satu Partai, Ada Apa Gerangan?
Berkaitan dengan hal tersebut, kini Dedi Mulyadi larang guru ikut cicipi MBG. Ia akan melakukan evaluasi terhadap program ini. Termasuk dengan aturan baru soal pengawasan ketat di dapur sekolah. (*)
| Source | : | Grid.ID,Warta Kota |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |