Grid.ID- Bola padel punya peran besar dalam kenyamanan bermain. Tidak semua bola padel sama, dan pilihan yang tepat bisa membuat permainan lebih mudah, terutama bagi pemula.
Banyak pemain baru bingung, apakah harus memilih bola yang cepat, keras, atau justru lambat. Karena itu, penting memahami karakter dasar bola padel terlebih dulu sebelum membeli.
Karakteristik Bola Padel
Mengutip Decathlon, Senin (29/9/2025), bola padel dibedakan berdasarkan tekanan, bahan serat, dan daya tahan. Semakin rendah tekanannya, bola akan lebih lambat dan pantulannya rendah.
Sementara itu, bola bertekanan tinggi terasa lebih hidup dengan pantulan lebih tinggi. Dari sisi kontrol, bola yang dilapisi serat alami memberi kendali lebih baik saat dipukul.
Namun, jika ingin bola lebih awet, biasanya digunakan serat sintetis. Jadi, ada kompromi antara kontrol dan ketahanan.
Bola Padel untuk Pemula
Bagi pemula, bola padel yang cocok adalah tipe non-pressurized atau bertekanan rendah. Alasannya adalah pantulannya lebih lambat sehingga memudahkan untuk mengembalikan bola.
Ritme permainan juga jadi lebih nyaman, sehingga pemula bisa belajar teknik dasar tanpa terburu-buru. Dengan bola ini, pertukaran pukulan berlangsung lebih lama dan menyenangkan. Cocok untuk latihan santai dan memperbaiki kontrol pukulan.
Bola Padel untuk Level Lain
Untuk pemain yang sudah berpengalaman, pilihan berbeda. Jika bermain rutin, bola padel bertekanan (pressurized) lebih disarankan. Bola jenis ini lebih awet dan pantulannya stabil, cocok untuk latihan intens.
Sementara itu, bagi pemain tingkat lanjut, bola padel keras dengan tekanan tinggi adalah pilihan terbaik. Bola ini juga cocok untuk pemain yang ingin kecepatan dan spin.
| Source | : | Decathlon.co.uk |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |