Grid.ID - Ahli bahasa atau linguistik forensik Universitas Indonesia, Frans Asisi Datang mengungkap soal chat antara asisten Nikita Mirzani dan Reza Gladys tidak ada unsur ancaman atau pemaksaan. Hal itu bahkan disebut Frans sebagai bentuk proses bisnis.

Seperti yang diketahui sebelumnya ada kesepakatan transaksi senilai Rp 4 miliar antara Reza Gladys dan asisten Nikita Mirzani, Ismail Marzuki.

"Setelah saya mengamati semua data itu, saya menemukan bahwa seperti yang saya katakan tadi, ini adalah proses bisnis," beber Frans dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Sabtu (27/9/2025).

Frans juga berseloroh komunikasi di antara keduanya seperti tawar menawar dan komunikasi dua arah.

"Jadi, tawar-menawar antara satu orang dengan orang lain. Dalam bisnis itu tidak ada sesuatu yang dari satu pihak saja, harus dari dua pihak," imbuh Frans.

Tak berhenti sampai di situ kesepakatan terkait uang Rp 4 miliar di antara Mail dan Reza Gladys juga dianggap wajar dalam dunia bisnis.

"Karena seseorang punya masalah, yang lain mau menolong, tapi tolongnya itu dengan sesuatu, dengan bayaran.

Dalam dunia bisnis, tidak ada tolong yang gratis. Itu pendapat singkat saya," ungkap Frans.

Terakhir, usai menelisik lebih dalam percakapan chat antara Reza Gladys dan asisten Nikita Mirzani itu, Frans mengatakan tidak menemukan
adanya ancaman atau pemaksaan dari pihak Ismail terhadap Reza.

"Saya melihat dalam percakapan antara dua pihak, tidak ada diksi yang menunjukkan itu ancaman atau pemaksaan," tandas Frans.

Sementara itu, sebelumnya Nikita Mirzani dan sang asisten ternyata didakwa melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap pemilik produk kecantikan bernama dokter Reza Gladys. (*)

Baca Juga: Vadel Badjideh Ngaku Tak Menyesal Dulu Jalin Hubungan dengan Putri Nikita Mirzani, Ini Alasannya

Source : Tribunnews.com,KOMPAS.com
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik