Grid.ID - Inilah beberapa tips menabung untuk dana darurat setelah berumah tangga. Kondisi finansial pasca pernikahan jadi makin aman.
Setelah menikah, manajemen keuangan harus benar-benar diperhatikan dengan baik. Sebab, kebutuhan setelah menikah dan saat waktu masih singel jelas sangat berbeda.
Pemasukan dan pengeluaran lebih baik diatur sebijak mungkin. Selain itu, menyisihkan uang untuk dana darurat juga tak kalah pentingnya.
Dana darurat digunakan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau kebutuhan lain yang mendesak. Berikut merupakan beberapa tips menabung untuk dana darurat setelah menikah.
Tips Menabung untuk Dana Darurat setelah Berumah Tangga
1. Tentukan Tujuan dan Jumlah yang Dibutuhkan
Masing-masing pasangan harus mulai menetapkan tujuan serta seberapa besar dana darurat yang dibutuhkan. Jumlah dana darurat yang disarankan adalah sekitar 3-6 bulan pengeluaran bulanan.
2. Pisahkan Rekening Dana Darurat
Guna menghindari penggunaan dana darurat untuk keperluan lain, sebaiknya rekening untuk menyimpannya juga dipisah. Pilihlah jenis rekening yang mudah diakses namun tidak terlalu sering digunakan untuk bertransaksi sehari-hari.
3. Tentukan Persentase Penghasilan untuk Ditabung
Kamu dan pasangan wajib menentukan persentase dari penghasilan bulanan yang akan disishkan untuk dana darurat. Kamu bisa menyisihkan 10-20 % dari penghasilan gabungan untuk dana darurat.
Baca Juga: 10 Cara Menumbuhkan Kedewasaan dalam Pernikahan agar Hubungan Awet
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |