Grid.ID - Inilah cara terlepas dari toxic marriage menurut psikolog. Pernikahan tak sehat tidak pantas dipertahankan.

Toxic marriage merupakan hubungan tak sehat yang terjadi antara suami istri dalam ikatan pernikahan. Hal ini juga cenderung melukasi atau merugikan satu sama lain dalam berbagai aspek.

Hubungan sejenis ini akan berbahaya bagi pernikahan karena menciptakan rasa tidak aman, tidak berkembang, dan perasaan negatif lainnya. Seorang pegiat isu perempuan Poppy Dihardjo ternyata pernah mengalaminya.

"Kalau ditanya soal tips keluar dari toxic marriage, setiap cerita orang berbeda-beda. Namun rata-rata yang cerita ke aku, common ground-nya sama. Anak nomor satu, keluarga nomor dua. Apa yang akan terjadi dengan anakku kalau kami berpisah. Bagaimana nanti keluarga menerima keputusanku kalau aku berpisah," ujar Poppy, dikutip dari Parapuan.

"Dua latar belakang tersebut perlu diuraikan. Apakah benar karena hal itu. Belum tentu perempuan nggak mau bercerai karena alasan anak, tapi biasanya karena ketergantungan secara finansial. Sehingga mereka berpikir bahwa mereka tidak bisa mengurus anak-anak mereka sendiri," tambahnya.

Lantas bagaimana cara terhindar dari hubungan semacam itu? Menurut psikolog Vania Susanto, adanya hubungan yang toxic dapat menghambat segalanya dalam kehidupan berumah tangga.

"Bertahan atau mengakhiri pernikahan yang toksik pasti tidak semudah, dampaknya besar dan melibatkan banyak pihak," ujarnya dalam "Webinar Psikologi Bangkit dari Toxic Relationship: Langkah Menuju Hubungan yang Sehat", dikutip dari Kompas.com.

Terlebih hubungan toxic yang dialami orangtua juga dapat berpengaruh buruk pada perkembangan anak. Mereka juga bisa dirugikan karena hal ini.

"Ingatlah bahwa anak-anak tidak bisa memilih siapa orangtuanya, sedangkan kita bisa memilih siapa pasangan kita," tambahnya.

Oleh karena itu, Vania memberikan cara untuk mengindari atau terlepas dari toxic marriage. Sebelum menikah, alangkah baiknya untuk memilih pasangan hidup yang benar-benar baik.

"Sebagai antisipasi sebelum menikah, sadari kira-kira gimana pasanganku. Apakah ia orang yang bertanggung jawab dan benar-benar menyayangi kita?" tanya Vania.

Baca Juga: Pentingkah Kedewasaan Emosional dalam Pernikahan? Inilah 3 Manfaat Besarnya

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Kompas.com,Parapuan
Penulis : Ines Noviadzani
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik