Grid.ID - Hannah Einbinder mencuri perhatian publik usai meraih penghargaan bergengsi Emmy Awards 2025 untuk kategori Outstanding Supporting Actress in a Comedy. Inilah profil Hannah Einbinder yang menarik untuk diketahui.
Aktris sekaligus komedian ini berhasil membawa pulang piala berkat perannya sebagai Ava Daniels dalam serial Hacks. Namun, yang membuat namanya semakin jadi sorotan bukan hanya kemenangan itu, melainkan pidato emosionalnya di panggung Emmy.
Di akhir pidato, dikutip dari Kompas.com, ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga, para pemain, dan tim produksi Hacks, sebelum menutup dengan seruan tegas, “free Palestine”. Seruan tersebut semakin mengejutkan publik karena Hannah diketahui berasal dari keluarga Yahudi dan dibesarkan di Los Angeles.
Mengutip Wikipedia, Senin (15/9/2025), Hannah Einbinder memiliki latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia hiburan. Ia lahir pada 21 Mei 1995. Ibunya adalah Laraine Newman, salah satu anggota asli Saturday Night Live, sementara ayahnya, Chad Einbinder, berprofesi sebagai penulis sekaligus sutradara.
Hannah tumbuh besar dalam keluarga Yahudi dan menghabiskan masa kecil di Los Angeles. Semasa remaja, ia sempat aktif sebagai atlet cheerleader kompetitif. Ia kemudian menempuh pendidikan di Beverly Hills High School sebelum melanjutkan kuliah di Chapman University.
Di sana, ia mempelajari jurnalisme siaran lalu meraih gelar Bachelor of Fine Arts di bidang penulisan dan produksi televisi. Masa kuliahnya juga menjadi titik awal ia mengenal dunia stand-up comedy, saat tampil membuka acara untuk Nicole Byer dalam sebuah pertunjukan kampus.
Karier Hannah Einbinder mulai melejit sejak 2019 ketika tampil di Just for Laughs festival dalam kategori New Faces. Namanya kemudian masuk daftar “10 komedian yang patut diperhatikan” versi NPR, serta disebut oleh Vulture sebagai salah satu komedian pendatang baru dengan pesona absurd yang menyegarkan.
Pada Maret 2020, ia tampil di The Late Show with Stephen Colbert dan menjadi komedian termuda yang membawakan stand-up di acara tersebut. Debutnya itu juga menjadi penampilan stand-up terakhir di acara Colbert sebelum pandemi COVID-19 menghentikan pertunjukan langsung selama lebih dari setahun.
Kesuksesan besarnya datang melalui serial Hacks di HBO Max. Hannah berperan sebagai Ava, seorang penulis komedi muda yang berjuang menemukan tempatnya di industri hiburan, beradu akting dengan Jean Smart dan Carl Clemons-Hopkins.
Sejak tayang pada 2021, Hacks berhasil mengumpulkan banyak nominasi, termasuk 15 nominasi Emmy. Hannah sendiri meraih pujian luas dan beberapa kali masuk nominasi Golden Globe. Pada 2025, ia akhirnya memenangkan Emmy berkat penampilannya di musim keempat serial tersebut.
Baca Juga: Profil Ricky Hatton, Petinju Legendaris Asal Inggris yang Meninggal Dunia di Usia 46 Tahun
Selain Hacks, Hannah juga aktif di dunia stand-up. Ia tampil tur nasional pada musim panas 2022 dan terus mengasah karier komedinya.
Pada Juni 2024, Max merilis spesial stand-up perdananya bertajuk Hannah Einbinder: Everything Must Go. Tak hanya itu, ia juga menapaki dunia film layar lebar.
Pada Mei 2025 diumumkan bahwa ia akan membintangi film horor slasher Teenage Sex and Death at Camp Miasma bersama Gillian Anderson. Film produksi Mubi dan Plan B tersebut dijadwalkan mulai syuting di Kanada pada pertengahan 2025.
Dalam perjalanan kariernya, Hannah Einbinder banyak terinspirasi oleh komedian dan aktor kawakan. Ia menyebut Dana Gould, Janeane Garofalo, Bo Burnham, Maria Bamford, Sklar Brothers, Marc Maron, hingga Steve Martin sebagai sosok panutan. Inspirasi itu terlihat dalam gaya panggungnya yang absurd namun cerdas, membawa humor segar ke dunia hiburan.
Dengan prestasi dan keberanian yang ia tunjukkan di panggung Emmy Awards 2025, profil Hannah Einbinder kini bukan hanya melekat sebagai aktris dan komedian muda berbakat, tetapi juga aktivis yang berani menyuarakan isu global. Seruannya tentang Palestina membuatnya dipuji sekaligus menuai kontroversi, menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar bintang hiburan, melainkan figur yang menggunakan panggung besar untuk menyampaikan pesan kemanusiaan. (*)
| Source | : | Kompas.com,wikipedia |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |