Grid.ID - Terungkap kronologi bangunan Majelis Taklim Bogor ambruk. Robohnya bangunan ini menyebabkan 3 orang tewas dan 84 orang luka-luka.
Sebuah bangunan Majelis Taklim di Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk pada Minggu (7/9/2025) pagi. Bangunan dua lantai itu ambruk diduga karena tidak kuat menampung banyaknya jemaah yang datang.
Diketahui jemaah yang hadir di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mencapai sekitar 150 orang. Padahal biasanya, bangunan tersebut hanya menampung 30 orang saat pengajian.
Kronologi bangunan Majelis Taklim Bogor ambruk diungkap oleh seorang jemaah bernama Koyah (65). Awalnya, jemaah yang mayoritas adalah ibu-ibu, tampak duduk rapi mengikuti jalannya acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Namun baru saja pengajian dimulai, sekitar pukul 9.30 WIB, tiba-tiba terdengar suara retakan dari bagian atas bangunan. Saat itu pengajian baru masuk ke sesi marhabanan lantunan pujian kepada Nabi.
Suara 'krek krek' dari bangunan mendadak berubah menjadi tragedi mengerikan. Bangunan itu bergetar dan langsung roboh dalam hitungan detik.
"Baru mulai pengajian, terus marhabanan. Tiba-tiba ada suara krek krek, terus brug," ujar Koyah, dikutip dari Tribunnews.com.
Seketika para jemaah Majelis Taklim di lantai dua ikut terjatuh bersama puing-puing bangunan yang ambruk. Terdengar suara jeritan panik dan ketakutan dari para jemaah.
Ada yang berteriak kesakitan akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan ada yang mengalami luka berat. Sementara yang lainnya berusaha untuk menyelamatkan diri.
Kesaksian serupa juga diungkap oleh Ny Nyai (48). Dirinya yang turut menjadi korban, mengatakan bahwa bangunan itu bergetar dan roboh begitu cepat.
"Kejadiannya cepat, tiba-tiba bangunan ngegeter, terus kita semua ambruk ke bawah," ucap Nyai sambil menahan sakit di IGD RSUD Kota Bogor.
Baca Juga: Kronologi Anggota BAIS TNI Dikira Provokator dalam Aksi Demonstrasi, Begini Kejadian Awalnya
| Source | : | Tribunnews.com,KompasTV |
| Penulis | : | Ayu Wulansari K |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |