Grid.ID - Berikut profil Nono Anwar Makarim, ayah Nadiem Makarim yang dulunya bukan orang sembarangan. Ternyata pernah punya jabatan di KPK.
Kejaksaan Agung menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, sebagai tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk Program Digitalisasi Pendidikan tahun 2019–2022. Pengumuman itu disampaikan pada Kamis (4/9/2025).
Usai Nadiem Makarim menjadi tersangka kasus korupsi chromebook, sosok sang ayah tak luput menjadi sorotan. Berikut profil Nono Anwar Makarim.
Profil Nono Anwar Makarim
Nono Anwar Makarim merupakan ayah Nadiem Makarim yang dulunya bukan orang sembarangan. Ternyata pernah punya jabatan di KPK.
Melansir dari Tribunnews, Nono Anwar Makarim dikenal sebagai tokoh hukum yang cukup berpengaruh di Indonesia. Bahkan, ia pernah mempekerjakan Hotman Paris saat masih berkarier di Australia. Jejak keberhasilannya pun terlihat diwarisi oleh sang putra.
Sebagai pengacara ternama, Nono Makarim menempuh pendidikan tinggi di Harvard University, Amerika Serikat, sama seperti anaknya, Nadiem Makarim. Setelah menyelesaikan kuliah, ia sempat bekerja di kantor hukum milik Adnan Buyung Nasution sebelum akhirnya mendirikan firma hukum sendiri bersama Frank Taira Supit pada 1980.
Firma tersebut diberi nama Makarim & Taira S, yang kini diakui sebagai salah satu kantor hukum terkemuka dan telah meraih banyak penghargaan, bahkan saat Nono sudah berusia 80 tahun. Sebelum melanjutkan pendidikan ke Amerika, Nono Makarim menempuh kuliah di Universitas Indonesia.
Pada 1966, ia bergabung dengan Ikatan Mahasiswa Djakarta (IMADA) dan sejak 1958 hingga 1974 menjabat sebagai pemimpin redaksi Harian KAMI, sebuah media mahasiswa yang vokal mengkritisi isu-isu politik. Namun, akibat peristiwa Malari 1974, surat kabar ini akhirnya dibredel oleh pemerintah.
Dalam dua tahun sejak berdirinya, Makarim & Taira S sudah dipercaya menangani klien-klien besar seperti Bank Panin, Bata, Citibank, American Express, dan ICI. Prestasi tersebut menjadikan firma hukum ini sebagai panutan bagi banyak kantor hukum baru di Indonesia.
Sebelum populer sebagai pengacara selebritas, Hotman Paris sempat menghabiskan waktu 20 tahun bekerja di kantor hukum Makarim & Taira S. Melalui akun Instagram pribadinya, ia sering membagikan momen kenangan saat masih menjadi pengacara muda, termasuk saat berada di Sydney bersama ratusan pengacara asing lainnya.
| Source | : | Kompas.com,tribunnews |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |