Grid.ID - Polisi telah menetapkan tersangka pembunuhan penagih kredit di Lampung. Warga yang emosi melakukan aksi membakar rumah pelaku.
Pria bernama Salam Prayitno alias S (46) kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Pandra Apriliandi (21) yang merupakan seorang penagih kredit koperasi. Tersangka merupakan pedagang siomay.
Penetapan tersangka kepada S dilakukan usai polisi mengumpulkan dua alat bukti yang cukup. Yang bersangkutan pun kini telah ditahan di Mapolda Lampung.
"Sudah kita tetapkan sebagai tersangka, saat ini ditahan di Mapolda Lampung," ujar Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Indra Hermawan, dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Indra juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menjerat tersangka dengan empat pasal sekaligus. Pasal-pasal tersebut meliputi Pasal 328 KUHP tentang penculikan, Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Kasus terungkap usai jasad korban ditemukan terapung di Sungai Natar pada Kamis (31/7/2025). Sungai Natar berlokasi di Kampung Krona, Dusun Sukarame, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Dilansir dari Tribunnews, kondisi jasad ditemukan dalam posisi telentang dan tangan bersedekap. Korban saat itu mengenakan jaket berwarna merah dan celana jeans biru.
Tersangka yang merupakan nasabah koperasi melakukan pembunuhan dengan cara menjebak korban. Tak hanya itu, ia juga mengambil uang milik korban lalu menghabisinya dengan tali.
"Ya, terduga pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Mapolda Lampung. (Terduga pelaku,-red) masih diperiksa, nanti perkembangan penyelidikan akan kami informasikan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Yuni Iswandari.
Korban yang bernama Pandra Apriliandi merupakan pegawai koperasi simpan pinjam. Ia berdomisili di Gedung Ketapang, Lampung Utara. Tugas terakhir yang dilakukan adalah menagih angsuran kredit ke nasabah di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Setelahnya Pandra dinyatakan hilang. Jasadnya kemudian ditemukan di Sungai Natar. Para warga yang kesal dengan aksi tersangka pun melakukan tindakan anarkis.
Baca Juga: Kronologi 2 Bocah Tewas Tenggelam di Pantai Sigandu Batang, Dibawa Ibu saat Ombak Besar
| Source | : | tribunnews,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Okki Margaretha |