Grid.ID- Seorang pemuda perkosa bocah 6 tahun di Sumsel lantaran ingin menikah namun tak memiliki modal. Pelaku sebelumnya mencekik korban hingga tewas di sebuah kebun karet.
Insiden memilukan menimpa seorang anak perempuan berusia 6 tahun berinisial RDP di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan (Sumsel). Korban diketahui tewas dan kemudian diperkosa sebanyak dua kali oleh pelaku, yaitu seorang pemuda bernama Rozi Yanto (20).
"Dua kali pak saya perkosa, setelah dicekik (tewas)," kata Rozi, saat dilakukan gelar perkara, Minggu (27/7/2025).
Alasan pemuda perkosa bocah 6 tahun ini lantaran pengaruh film porno. Pelaku mengaku bahwa dia ingin menikah, namun tak memiliki pekerjaan.
Karena hal tersebut, Rozi kemudian terpikirkan untuk menculik RDP dan mencoba memperkosanya di area perkebunan karet. Namun, RDP melakukan perlawanan sehingga pelaku mencekik korban hingga akhirnya tewas.
"Awalnya saya mau melakukan anusnya (disodomi). Tapi setelah tewas saya perkosa saja. Setelah itu saya langsung kabur pulang ke rumah,"ujarnya, dilansir dari Kompas.com.
Diberitakan sebelumnya bahwa RDP, bocah berusia 6 tahun menjadi korban penculikan. Rozi kemudian ditahan polisi setelah sebelumnya ditangkap petugas pada Minggu (27/7/2025) di kediamannya.
"Tepat tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kami mengamankan pelaku di rumahnya. Saat hendak diamankan, pelaku mencoba melarikan diri melalui jendela belakang rumah, namun upaya itu bisa digagalkan," kata Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto.
Sementara itu, korban dilaporkan ditemukan oleh warga dalam kondisi tak bernyawa di area perkebunan karet Desa Pedamaran 5, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Sabtu (26/7/2025) malam.
Salah seorang saksi yaitu Heru, mengatakan bahwa setelah adanya dugaan penculikan RDP, ratusan warga bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban. RDP kemudian berhasil ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dengan keadaan sudah terbujur kaku dan terdapat lebam.
"Dari selepas isya saya dan warga lainnya mengelilingi kebun karet di Desa Pedamaran 5 dan benar saja korban dapat ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia," jelas Heru.
Baca Juga: Kronologi Korban Pemerkosaan Malah Dilecehkan Oknum Polisi di NTT, Bermula Saat Lapor ke Polsek
| Source | : | Sripoku.com,Kompas |
| Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |