Grid.ID - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melalui program pascasarjananya secara resmi meluncurkan Program Studi Magister Desain di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis UMN dalam menjawab kebutuhan industri desain masa kini yang kian kompleks dan menuntut pendekatan yang yang menekankan pendekatan inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.
UMN didirikan pada tahun 2006 oleh Kompas Gramedia sebagai wujud nyata komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. UMN hadir dengan empat fakultas unggulan, yang menaungi tiga belas program studi serta tiga program magister yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa depan.
Selama 19 tahun, UMN terus mengembangkan institusi hingga memiliki 17 program studi yang terdiri dari D3, S1, dan pasca sarjana dari empat fakultas. Tahun 2025 ini UMN kembali membuka program studi ke 18, yaitu Magister Desain.
UMN memperkuat posisinya sebagai kampus yang unggul dalam pengembangan desain yang berkelanjutan. Peluncuran program magister desain ini juga sebagai bentuk UMN menjawab tantangan global yang saat ini menuntut manusia untuk terus kritis, kreatif dan kompeten.
"Program studi Magister Desain berfokus pada visi berkelanjutan, program studi memberikan perhatian khusus pada konsep Sustainable ICT dan Sustainable Business Design dengan pendekatan Interdisipliner. Diharapkan akan menghasilkan lulusan yang dapat menjadi creativepreneur, praktisi & pemimpin, atau peneliti ahli khususnya dalam bidang desain yang berkelanjutan," ucap Andrey Andoko selaku Rektor UMN.
Andrey sendiri turut senang banyaknya peminat magister desain dan mempercayai UMN sebagai institusi pendidikan. Menurut Andrey, adanya program studi Magister Desain sebagai respon UMN dalam memenuhi kebutuhan masyarakat industri desain masa depan yang semakin menuntut inovasi, penerapan teknologi, Artificial Intelligence, dan pemahaman terhadap aspek sustainability.
"Harapan saya dengan adanya Magister Desain kita bisa menyiapkan mahasiswa untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam perancangan dan penerapan teknologi digital serta praktik bisnis yang berkeberlanjutan dalam aspek lingkungan, budaya, sosial dan ekonomi. Diharapkan lulusannya dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian Indonesia," tambah Andrey.
Program Magister Desain UMN ini dirancang dan dibuat dengan tujuan untuk mengikuti ilmu pengetahuan yang terus berkembang. Pengembangan ilmu desain ke jenjang yang lebih tinggi menjadi langkah tepat dan harus diambil oleh UMN, melihat capaian Akreditasi Unggul UMN, serta Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) yang telah meraih akreditasi A, dan memperoleh pengakuan AUN-QA.
"Program Magister Desain UMN menitikberatkan pada pendekatan interdisipliner dalam keilmuan desain, dengan fokus pada isu keberlanjutan dan teknologi digital. Desain diposisikan sebagai metode strategis untuk merancang, merencanakan, dan diharapkan menciptakan kehidupan yang lebih baik, melalui artefak maupun sistem dan layanan yang dirancang secara terencana. Tanpa memandang latar belakang keilmuan sebelumnya, setiap mahasiswa akan memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang cara berpikir desain (design thinking)", ucap Muhammad Cahya Mulya Daulay, selaku Dekan Fakultas Seni dan Desain.
Bagi Cahya, penekanan pada isu sustainability bukan hanya tren dan jargon semata, namun pola pikir yang strategis. Segala tindakan harus mempertimbangkan dampak jangka panjang, bukan sekadar solusi sesaat yang mengabaikan akibat di masa depan. Tidak terbatas pada isu lingkungan, namun juga mencakup sistem, layanan, dan artefak yang digunakan manusia sehari-hari.
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |