Grid.ID- Imbas dari kebijakan Dedi Mulyadi, SMA swasta di Bandung baru terima 12 siswa yang mendaftar. Hal ini berpotensi mengancam guru sertifikasi.

SMK Pendidikan Membangun Bangsa (PMB) di Jalan Arcamanik, Kota Bandung dikabarkan, hingga Sabtu (5/7/2025), baru menerima pendaftaran sebagak 12 calon siswa baru. Jumlah ini jauh di bawah harapan dari pihak sekolah, yang biasanya menerima puluhan siswa setiap tahun ajarannya.

Kepala SMA PMB, Nurlela mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Dia khawatir dampak dari minimnya siswa baru ini akan memengaruhi kinerja guru, terutama yang sudah memiliki sertifikasi.

"Kami baru menerima 12 murid baru, dan pasti akan kesulitan bagi guru yang sertifikasi untuk memenuhi target kinerjanya," ujar Nurlaela.

Nurlela mengatakan bahwa di SMA PMB ini terdapat enam guru bersertifikasi yang berdasarkan aturan, mereka seharusnya wajib mengajar minimal 24 jam per minggu untuk memenuhi beban kerja. Namun, dengan jumlah siswa yang sangat sedikit, akan sulit bagi sekolah untuk memenuhi jam mengajar tersebut.

"Tugas sebagai wali kelas, pembina ekstrakurikuler, pembina OSIS, hingga lainnya bobotnya hanya dua jam. Tidak mungkin semua tugas itu hanya diberikan kepada satu guru," jelasnya.

Oleh sebab itu, para guru bersertifikasi terpaksa mencari tambahan jam mengajar di sekolah lain. Namun, menurut Nurlela, kondisi sekolah swasta lain di Bandung juga sama, sehingga tak mudah bagi guru untuk mendapatkan jam tambahan.

"Kan, sekolah (swasta) yang lain juga kondisinya sama-sama kekurangan murid baru, sehingga tidak mudah untuk mencari jam mengajar tambahan ini," katanya.

Sementara itu, Nurlela menduga minimnya pendaftaran calon siswa ini tak lepas dari kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi diketahui menaikkan jumlah rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri, dari sebelumnya 36 menjadi 50 siswa per kelas.

Adapun, tahun lalu, SMA PMB masih menerima pendaftaran puluhan siswa baru hingga cukup untuk membentuk dua rombel. Namun, tahun ini hanya 12 calon siswa yang mendaftar, padahal tahun ajaran baru sebentar lagi akan dimulai.

"Kebijakan penambahan rombel dari 36 siswa menjadi 50 siswa di sekolah negeri ini seperti memadamkan nasib guru sertifikasi di sekolah swasta," kata Nurlaela, dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga: Geramnya Dedi Mulyadi Dengar Pasien BPJS Diduga Meninggal Gegara Ditelantarkan RS, Sang Gubernur Gercep Lakukan Ini

Halaman Selanjutnya

Source : TribunJabar.id,Kompas
Penulis : Faza Anjainah Ghautsy
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna