Grid.ID - Uang tabungan siswa di SDN 1 Mekarsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mendadak mandek. Pasalnya, hal itu diduga kuat karena andil seorang guru yang mengondol uang tersebut.
Kasus soal uang tabungan siswa di SDN 1 Mekarsari yang diduga digondol oknum guru pun pertama kali terungkap dari pengakuan seorang orang tua murid. Yakni Eful (40).
Kronologi Kejadian
Mulanya, Eful mengatakan uang tabungan anaknya itu sampai sekarang belum dikembalikan. Padahal sang anak sudah lulus sejak tahun 2024 silam.
Ditambah lagi, dana tabungan sebesar Rp29 juta di SDN 1 Mekarsari juga belum cair.
"Anak saya sudah SMP dan uang tabungan belum juga dikembalikan. Sudah setahun lebih mandek," ujar Eful dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (20/6/2025).
"Angkatan anak saya saja sekitar Rp200 juta, itu belum termasuk angkatan tahun sekarang," imbuhnya.
Sementara itu, para orang tua murid ternyata sudah beberapa kali mencoba melakukan pertemuan dengan pihak sekolah untuk meminta kejelasan. Namun sampai sekarang, para orang tua murid mengaku hanya menerima janji-janji belaka.
"Kami sudah sering kumpulan di sekolah, tapi hasilnya cuma janji. Belum ada kejelasan kapan uang bisa dikembalikan," kata Eful.
Sementara itu, berdasar dari penyelidikan internal para orang tua murid, terungkap bahwa dana tabungan milik siswa disebut tersebar ke beberapa pihak. Yakni mulai dari mantan guru, koperasi sekolah, hingga digunakan oleh pihak sekolah sendiri.
Pihak sekolah pun sampai saat ini hanya bisa berupaya menagih dana yang berada di luar. Namun untuk mekanisme dan hasilnya masih belum ada kejelasan.
| Source | : | TribunJabar.id,Tribunjatim.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |