Grid.ID- Penasaran dengan kreator manga One Piece? Inilah profil Eiichiro Oda, sosok jenius di balik kesuksesan anime One Piece. 

Eiichiro Oda bukan sekadar mangaka. Ia adalah fenomena budaya pop yang telah mencetak sejarah melalui “One Piece”, manga terlaris sepanjang masa.

Dari seorang anak kecil yang ingin menghindari pekerjaan kantoran, ia menjelma menjadi legenda yang menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia. Lebih lengkapnya, berikut profil Eiichiro Oda, sebagaimana dikutip dari KBIZoom, Minggu (1/6/2026).

Profil Eiichiro Oda

Eiichiro Oda adalah sosok di balik kesuksesan fenomenal “One Piece”. Ia lahir pada 1 Januari 1975 di Kota Kumamoto, Jepang.

Sejak kecil, Oda telah bercita-cita menjadi mangaka agar tak perlu menjalani pekerjaan biasa. Ayahnya adalah pelukis minyak, dan sang kakak juga pandai menggambar.

Lingkungan keluarganya sangat mendukung sisi kreatifnya. Pada usia empat tahun, ia sudah memutuskan ingin menggambar sepanjang hidupnya.

Ia suka mengoleksi serangga dan membaca manga seperti “The Monster Kid” karya Fujiko Fujio A. Kecintaannya pada bajak laut dipicu oleh anime “Vicky the Viking”.

Saat SD, ia juga bermain sepak bola dan mengidolakan penjaga gawang Kolombia, José René Higuita. Pengaruh terbesar dalam hidup dan gayanya datang dari “Dragon Ball” karya Akira Toriyama.

Karier Eiichiro Oda dimulai pada usia 17 tahun lewat karya pendek berjudul “Wanted!” yang memenangkan penghargaan Tezuka Award. Ia lalu bekerja di Weekly Shōnen Jump dan menjadi asisten untuk mangaka terkenal seperti Nobuhiro Watsuki, pencipta “Rurouni Kenshin”.

Pada 1996, ia menulis dua one-shot bajak laut berjudul “Romance Dawn”. Di sanalah tokoh Monkey D. Luffy pertama kali muncul.

Setahun kemudian, tepatnya 1997, “One Piece” resmi diserialkan di Weekly Shōnen Jump. Dalam waktu singkat, manga ini melejit dan menjadi salah satu yang paling laris sepanjang sejarah.

Halaman Selanjutnya

Source : kbizoom.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Irene Cynthia

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna