Grid.ID - MD Pictures resmi merilis trailer La Tahzan, film drama terbaru yang dibintangi Ariel Tatum, Deva Mahenra, dan Marshanda. Bukan hanya satu, tapi tiga trailer resmi langsung diluncurkan sekaligus.
Dua trailer menampilkan sudut pandang (point of view) berbeda, masing-masing dari karakter Alina dan Asih, sementara satu trailer lainnya merupakan versi lengkap yang menggabungkan alur cerita dari kedua karakter tersebut.
Momen perilisan trailer ini menjadi pengalaman emosional tersendiri bagi para pemainnya. Ariel Tatum, yang memerankan tokoh Asih, mengaku baru pertama kali menonton trailer tersebut dan merasa terguncang oleh potongan cerita yang ditampilkan.
"Saya juga baru nonton hari ini, saya juga cukup terguncang, saya juga banyak banyak istighfar selama nonton trailer tersebut," kata Ariel Tatum dalam jumpa pers di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2025).
Ariel juga mengenang suasana di balik layar yang penuh canda tawa bersama rekan mainnya. Pasalnya, mereka juga merasa heran dengan tingkah laku karakter Asih di film tersebut.
"Film ini penuh keseruan ya terutama untuk aku, Deva, dan kak Marshanda. Kami bertiga kerjaannya ketawa ketawa dan geleng geleng kepala melihat kelakuan Asih," lanjutnya.
Meski karakternya sebagai 'pelakor' mungkin akan mengundang reaksi keras dari penonton, ia berharap penonton bisa membedakan antara karakter dan dirinya sebagai pribadi.
"Semoga kalian yang membenci Asih, tidak membenci Ariel," ucap Ariel.
Deva Mahenra yang berperan sebagai Reza juga merasakan guncangan emosi saat pertama kali menyaksikan trailer. Bahkan, ia menjadi sasaran empuk para pemain lain yang ikut geregetan erhadap karakter Reza.
"Dari trailer saja sudah bikin terguncang mudah mudahan filmnya bisa lebih mengguncang lagi. Saya juga tadi didorong dorong (oleh pemain lain)," ujar Deva.
Deva juga menyampaikan harapannya terhadap film La Tahzan, yang menurut produser Manoj Punjabi merupakan film dengan durasi terpanjang yang pernah diproduksi MD Pictures.
Baca Juga: Produser Jamin La Tahzan Bukan Sekadar Drama Perselingkuhan Biasa: Sangat Beda dari Ipar Adalah Maut
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |