Grid.ID- Perselingkuhan sering kali menjadi pukulan telak dalam sebuah hubungan. Namun yang lebih membingungkan, mengapa sebagian pria memilih selingkuh ketimbang memutuskan hubungan?
Bukankah lebih logis untuk berpisah jika sudah tidak lagi cinta? Ternyata, jawabannya lebih kompleks dari sekadar urusan hati.
Ketika bicara soal selingkuh, banyak yang langsung menganggap pelakunya sudah tak punya rasa cinta lagi. Tapi kenyataannya, banyak pria tetap bertahan dalam hubungan meski sudah menjalin relasi dengan orang ketiga.
Perselingkuhan, dalam konteks ini, bukan berarti sang pria ingin pergi. Justru sebaliknya, ia enggan atau kesulitan meninggalkan pasangannya karena berbagai alasan.
Menghindari Percakapan Sulit
Mengutip Hack Spirit, Rabu (23/4/2025), salah satu alasan utama pria memilih selingkuh daripada putus adalah ketidakmauan mereka untuk menghadapi percakapan emosional yang sulit. Mengucapkan, “Aku ingin berpisah,” bukan hal yang mudah bagi sebagian besar pria.
Akibatnya, mereka justru mengambil jalan belakang yakni berselingkuh. Ia berharap pasangannya yang mengakhiri hubungan terlebih dahulu.
Egois Tapi Tak Ingin Kehilangan
Banyak pria yang selingkuh sebenarnya masih mencintai pasangannya. Namun, di saat yang sama, mereka juga ingin merasakan perhatian dari orang lain.
Ini membuat mereka berada di posisi egois—tidak rela melepaskan pasangan, tetapi juga tak mampu menahan godaan eksternal. Mereka ingin “memiliki segalanya,” bahkan jika itu berarti mengkhianati kepercayaan orang yang mereka cintai.
Takut Konsekuensi
| Source | : | HackSpirit |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |