Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum
Grid.ID - Pernikahan Baim Wong dan Paula Verhoeven akan diputus oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (16/4/2025). Adapun putusan cerai akan disampaikan majelis hakim melalui e-court.
Jelang putusan, Baim Wong justru mengungkapkan bahwa dirinya akan memberikan hak asuh anak kepada Paula Verhoeven jika gugatannya dikabulkan majelis hakim.
"Kalau memang sesuai (gugatan dikabulkan), saya bilang di depan kalian semua, saya akan memberikan hak asuh anak ini kepada Paula," kata Baim Wong di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025).
Tujuannya, agar Paula tak mengajukan banding apabila hak asuh anak tidak jatuh ke tangannya. Begitu juga dengan Baim yang tak akan mengajukan banding jika gugatannya tidak dikabulkan.
"Jadi nggak usah, apapun itu nggak usah ada naik banding atau apa. Sama dengan saya, saya juga kalau terburuknya terjadi, saya tidak akan naik banding. Sebaliknya kalau Paula, saya yang akan kasih hak asuh anak," tutur Baim.
Proses perceraian dengan Paula yang memakan waktu hingga 7 bulan ini tentu membuat Baim lelah. Dia pun tak mau proses ini diperpanjang apabila salah satu dari mereka mengajukan banding.
Lagi pula, Baim juga merasa kasihan dengan anak-anaknya apabila dia atau Paula mengajukan banding. Hal itu justru memberi kesan bahwa anak merupakan suatu objek yang jadi rebutan orangtuanya.
"Saya bilang nggak usah, banding buat apa? Saya udah bilang, saya akan kasih hak asuh anak buat kita berdua. Kasihan anak anak, balik lagi kalau kalian semua menonton, ini bukan mengenai rebutan anak," ucap Baim.
Jika mendapat hak asuh anak, aktor 43 tahun ini menegaskan tak akan membatasi Paula untuk bertemu buah hati mereka. Sebab, Baim sendiri merasa benci apabila mendengar kasus ibu dan anak yang dipisahkan.
"Saya itu paling benci ada satu kejadian yang saya dengar, ada orang yang tidak mengizinkan ibunya ketemu anaknya, itu saya benci banget," terang Baim.
Baca Juga: Hari Ini Bakal Resmi Cerai dari Paula Verhoeven, Baim Wong Akui Berat Hati: Cobaan Terberat Saya
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |