Grid.ID - Kisah pilu dialami oleh Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Ribut Urpiah (56). Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Ribut Urpiah telah hilang secara misterius selama 19 tahun.

Hal tersebut bermula saat Ribut Urpiah izin merantau ke Malaysia untuk menjadi pekerja migran Indonesia pada tahun 2006. Namun, keluarga justru kehilangan kontak dengan Ribut selama belasan tahun.

Kabar terbarunya, Ribut Urpiah telah ditemukan di sebuah pedalaman hutan Malaysia. Wanita asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini pun langsung dievakuasi dan dipulangkan ke kampung halaman.

Mengutip Tribun Jateng, Ribut kini telah kembali ke kampung halamannya di Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Ada kisah pilu di balik hilangnya Ribut Urpiah selama 19 tahun. Ia pun tak segan menceritakan kronologi dirinya menghilang dan ditemukan hidup di pedalaman hutan.

"Dulu saya ke Malaysia karena tidak ada kerjaan di sini, ya terpaksalah, karena posisi saya waktu itu punya anak kecil, jadi akhirnya menerima tawaran ke Malaysia," tutur Ribut seperti dikutip Grid.ID dari Serambinews.com, Selasa (25/3/2025).

Namun, baru setahun bekerja sebagai ART, Ribut sudah merasakan ketidakadilan. Ia mengaku bekerja tanpa digaji, bahkan untuk keluar rumah pun tidak diijinkan. Merasa tidak betah, Ribut akhirnya nekat melarikan diri.

"Ya karena saya tidak dapat gaji bahkan keluar rumah juga tidak boleh, kurang lebih satu tahun saya bertahan, sudah tidak betah sekali. Saya memilih kabur, kabur lewat pintu kedai di rumah majikan," tuturnya dengan logat Malaysia yang masih kental.

Pelariannya itu membawanya ke hutan Malaysia. Ia juga bertemu dengan sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) lain. Tanpa pikir panjang, Ribut pun mulai hidup di hutan yang berbentuk semacam perkebunan dan membangun gubuk kayu sebagai tempat tinggal.

Alih Profesi jadi Buruh Serabutan

Demi bertahan hidup, Ribut memilih kerja serabutan. Ia dengan telaten membersihkan rumput hingga mengangkut sampah ke kantor pengelola.

Baca Juga: Kerja Jadi TKW di Taiwan, Gadis Ini Viral Usai Berhasil Renovasi Rumahnya yang Mirip Gubuk Reyot dari Hasil Jerih Payahnya: Aku Janji

"Dibayar sekitar 45 Ringgit per hari, tergantung siapa yang mau bayar," ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Source : Tribun Jateng,Serambinews.com
Penulis : Nindya Galuh Aprillia
Editor : Nindya Galuh Aprillia

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#Bandung

#meninggal dunia

#Indonesia

#Aurel Hermansyah