Grid.ID - Ramadan 2025 merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Islam. Namun, bagi sebagian orang, puasa justru menjadi tantangan tersendiri karena sering mengalami gangguan pencernaan seperti diare, nyeri ulu hati, dan naiknya asam lambung.
Menurut Dr. Ifa Mufida, dokter dari Poliklinik Universitas Negeri Malang (UM), sebagian besar orang mengalami gangguan pencernaan selama puasa karena kebiasaan buruk. Contohnya, seperti tidak sahur, kurang minum air putih, serta mengonsumsi makanan yang merangsang asam lambung.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah gangguan pencernaan agar ibadah puasa dapat berjalan lancar. Berikut cara menghindari gangguan pencernaan saat puasa Ramadan 2025.
1. Hindari Makanan yang Merangsang Asam Lambung
Saat berpuasa, lambung dalam keadaan kosong selama kurang lebih 14 jam. Jika saat berbuka langsung diisi dengan makanan yang merangsang asam lambung, maka risiko gangguan pencernaan meningkat.
Mengutip Kompas.TV, makanan yang sebaiknya dihindari antara lain:
2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Karbohidrat Kompleks
Untuk menjaga energi tetap stabil selama puasa, pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur dan berbuka. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.
Beberapa sumber karbohidrat kompleks yang baik dikonsumsi saat puasa meliputi: buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran hijau, gandum utuh, dan polong-polongan.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting selama puasa agar sistem pencernaan tetap sehat. Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, sembelit, sakit kepala, hingga naiknya asam lambung.
Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh, sebaiknya konsumsi minimal 8 gelas air per hari dengan pola sebagai berikut:
| Source | : | Kompas TV,Serambi News |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |