Grid.ID - Retret kepala daerah di Magelang kini tuai pro kontra. Ternyata segini anggarannya yang mencapai miliaran rupiah.

Melansir dari Tribunnews.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menekankan bahwa kepala daerah yang tidak menghadiri retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, berisiko merugikan diri sendiri.

Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, dimulai pada Jumat, 21 Februari 2025.

Menurut Tito, retret ini merupakan peluang berharga bagi para kepala daerah untuk memperluas jaringan serta menjalin hubungan strategis.

"Kepentingan daerah lebih penting dan inilah kepentingan bangsa, kepentingan untuk rakyat masing-masing." 

"Jadi yang nggak mengambil bagian, ya rugi sendiri nanti," kata Tito saat konferensi pers di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2025). 

Dalam retret ini, kepala daerah dapat berinteraksi langsung dengan menteri yang memberikan materi, serta mendiskusikan kendala yang mereka hadapi di daerah masing-masing.

"Orientasi kepala daerah sangat-sangat penting, bukan kepentingan pusat tetapi daerah itu sendiri, supaya kepala-kepala daerah ini memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun melangkah."

"Mereka (yang tidak ikut retret) kehilangan momentum untuk mendapatkan teman baru, mengenal para menteri dan juga kenal dengan gubernur. Mereka harus cari jalur sendiri untuk kenal," kata Tito.

Dari total 501 kepala daerah, sebanyak 53 orang tidak menghadiri kegiatan tersebut.

Enam di antaranya absen dengan alasan kesehatan dan keperluan keluarga, sementara 47 lainnya belum memberikan kepastian kehadiran.

Baca Juga: 5 Arti Mimpi Ikut Retret, Ada Kebutuhan akan Refleksi Diri hingga Proses Penyembuhan

Ketidakhadiran sejumlah kepala daerah ini diduga berkaitan dengan arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang meminta para kadernya menunda keikutsertaan dalam retret, menyusul penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa pelaksanaan retret kepala daerah merupakan amanat undang-undang.

"Jadi, yang pertama, ini adalah program rutin yang memang diselenggarakan untuk kepala daerah,” ucapnya di Media Center Magelang, Jumat (21/2/2025).

Menjawab pertanyaan mengenai sanksi bagi kepala daerah yang tidak hadir, Bima Arya menyatakan bahwa tidak ada sanksi hukum secara langsung.

“Jadi di undang-undang itu tidak ada misalnya berujung pada hal-hal lain secara hukum konsekuensinya."

"Tapi ada kebijaksanaan sesuai dengan tahun pelaksanaannya yang akan kita sampaikan nanti sore hari,” ujarnya.

Lalu berapa anggaran untuk retret kepala daerah di Magelang?

Melansir dari Kompas.com, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menyampaikan bahwa kegiatan orientasi kepala daerah (retret) yang berlangsung selama delapan hari di Akademi Militer, Magelang, menelan biaya sebesar Rp 13 miliar.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribunnews.com
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia