Grid.ID - Band Sukatani asal Purbalingga, Jawa Tengah mendadak viral di media sosial.
Band Sukatani viral usai lagu mereka yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' dinilai jelekkan citra polri.
Dinilai jelekkan citra polri, Band Sukatani sampai minta maaf hingga menghapus lagu.
Aksi Band Sukatani itu langsung mendapat pembelaan dari netizen melalui tagar #kamibersamasukatani.
Netizen menilai negara harusnya menjamin kebebasan berekspresi dan berpendapat termasuk dalam sebuah karya lagu.
Lantas bagaimana kronologi permasalahan Band Sukatani tersebut?
Dilansir TribunJabar.id, peristiwa ini bermula dari salah satu rekaman live performance Band Sukatani viral di media sosial.
Dari potongan video yang disertakan di video permintaan maaf oleh Sukatani, video yang viral adalah penampilannya di acara Supermusic United Day 8 yang digelar di Lapangan Pussenif PPI, Bandung, pada 26 Januari 2025.
Dalam cuplikan video yang viral, tampak Sukatani membawakan lagu "Bayar Bayar Bayar" yang liriknya sarat kritikan untuk anggota polisi nakal.
Dengan langkah permintaan maaf dan penarikan lagu, Band Sukatani berusaha meredakan kontroversi yang muncul akibat lirik lagu mereka yang dianggap sensitif.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’," kata Lufti pada Kamis (20/2/2025).
| Source | : | Kompas.com,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |