Grid.ID- Penemuan barang-barang peninggalan dari zaman dulu selalu berhasil bikin kita di zaman sekarang excited karena nilai sejarah yang tersimpan di dalamnya.

Tapi setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, kita cuma bisa gigit jari karena cerita penemuan yang digembar-gemborkan di awal ternyata cuma hasil karangan orang enggak bertanggung jawab. Contohnya kayak 5 penemuan benda bersejarah yang menghebohkan dunia dan ternyata cuma hoax ini.

Baca Juga : Instagram Akan Ubah Timeline Jadi Geser Ke Samping, Sudah Tahu?

Bak Mandi Pertama

Bathtub pertama di dunia
ThingLink
Bathtub pertama di dunia

Desember 1917, sebuah artikel berjudul "A Neglected Anniversary" diterbitkan di harian New York Evening Mail, berisi cerita sejarah bathtub yang pertama kali diciptakan tahun 1842 di Cincinnati dan terbuat dari kayu mahagoni.

Penemuan ini sempat ditentang sampai akhirnya Presiden Millard Fillmore memasang bathtub di White House delapan tahun setelahnya, membuat penemuan ini bisa diterima secara luas.

Penulis artikel, jurnalis senior H. L. Mencken, mengakui kalau artikel itu adalah hoax, karena dia pengin menekankan betapa polosnya publik yang mudah dibohongi. Sayangnya meski udah berulang kali mengakuinya, publik tetap menganggap cerita ini sebagai kebenaran, bahkan sampai sekarang.

Baca Juga : Stop Berbagi 10 Barang ini Dengan Orang Lain, Bisa Sebarkan Bakteri Berbahaya

Mahkota Saitapharnes

Mahkota Saitapharnes
Cewekbanget
Mahkota Saitapharnes

Pada tahun 1896, Museum Louvre di Paris mengumumkan kalau mereka baru aja membeli mahkota emas peninggalan Raja Saitapharnes dari Scythian yang hidup pada abad 3 SM. Menurut sejarah, Raja Saitapharnes mengepung tentara Yunani dan baru akan memulangkan mereka dengan damai kalau mereka mau kasih hadiah mahal, yaitu sebuah mahkota.

Halaman Selanjutnya

Source : cewekbanget.com
Penulis : None
Editor : Ngesti Sekar Dewi

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#Bandung

#meninggal dunia

#Indonesia

#Aurel Hermansyah