Grid.ID - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku senang jika dipanggil untuk diperiksa terkait kasus korupsi Pertamina.
Ahok mengaku dengan senang hati membongkar kasus korupsi Pertamina dan akan memutar semua bukti rekaman suara saat rapat.
Seperti diketahui, kasus mega korupsi Pertamina yang merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun hingga saat ini masih diselidiki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Kejagung pun membuka kemungkinan akan memanggil Ahok untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.
Sementara itu Ahok mengaku senang jika dipanggil oleh Kejagung untuk diperiksa.
Ia mengaku memiliki semua bukti rekaman suara saat rapat ketika dirinya masih menjabat sebagai Komut Pertamina.
Dilansir dari Tribunnews.com, Ahok pun menantang agar sidang dapat digelar terbuka, sehingga semua rakyat Indonesia bisa ikut mendengarkan apa yang terjadi di dalam Pertamina.
"Saya siap, saya senang membantu, dan saya senang kalau di sidang, semua rekaman rapat saya itu diputar supaya seluruh rakyat Indonesia mendengarkan apa yang terjadi di Pertamina, apa yang (membuat) saya marah-marah di dalam," ucap Ahok, dikutip dari kanal YouTube Narasi yang tayang pada Sabtu (1/3/2025).
Karena hal ini, Ahok mengaku dapat tekanan dan diminta untuk tidak membocorkan rekaman suara tersebut.
Oleh karena itu, ia berharap agar rekaman suara tersebut dapat dibuka saat sidang.