Grid.ID - Teknologi pesawat dari masa ke masa selalu mengalami perkembangan.

Mula awalnya teknologi pesawat masih sangat sederhana.

Tidak seperti sekarang yang full digital, zaman 1940an, teknologi pesawat masih menggunakan panel indikator jarum layaknya sepeda motor untuk mengetahui ketinggian, tekanan oli, hingga kecepatan terbang.

Indikator jarum dan belum berkembangnya sistem avionik saat itu membuat tingkat keselamatan penerbangan sangat rendah.

Sistem avionik jadul yang masih menggunakan panel indikator jarum, bandingkan dengan foto pertama yang sudah full digital
Aviation Stack Exchange
Sistem avionik jadul yang masih menggunakan panel indikator jarum, bandingkan dengan foto pertama yang sudah full digital

Baca Juga : Dijuluki Mr.Crack, Ini Temuan Penting BJ Habibie yang Membuat Pesawat Lebih Aman Ketika Terbang

Dikutip dari flyingmag.com, Kamis (8/11) lantas pada tahun 1968 ditemukan terobosan baru untuk mengupayakan tingkat keselamatan penerbangan.

Ditemukanlah sistem Fly by wire yang pertama kali diaplikasikan ke kendaraan antariksa Lunar Landing Training Vehicle (LLTV) milik NASA dalam misi Apollo pada tahun 1968.

Penggunaan fly by wire di LLTV itu sendiri untuk membantu menstabilkan kendaraan saat diajak melaju di Bulan.

Satu tahun sesudahnya, teknologi kecerdasa buatan canggih fly by wire ini kemudian ditanamkan dalam pesawat interceptor Avro Canada CF-105 Arrow.

Baca Juga : Misteri Percakapan Pilot Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh Terungkap dari Data Black Box : Avionik Pesawat Alami Malfungsi

Halaman Selanjutnya

Source : flyingmag.com
Penulis : Seto Ajinugroho
Editor : Seto Ajinugroho

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#anak

#paskah

#meninggal dunia

#pegawai

#Indonesia

#maia estianty

#Lucinta Luna