Grid.ID - Fenomena daun tak bergerak saat salat Idul Fitri kini sedang menjadi sorotan. Ternyata begini penjelasan ilmiah dan pandangan islam.

Fenomena daun yang terlihat diam saat sholat Idul Fitri sering menjadi perbincangan di masyarakat dan kerap dikaitkan dengan keyakinan bahwa alam turut bertasbih kepada Tuhan. Banyak orang merasakan suasana yang lebih tenang saat pelaksanaan sholat Id, sehingga lingkungan sekitar tampak lebih hening dibandingkan hari biasa.

Kini tengah viral fenomena daun tak bergerak saat salat Idul Fitri. Ternyata begini penjelasan ilmiah dan pandangan islam.

Melansir dari Kompas.com, kondisi tersebut membuat sebagian orang menganggap bahwa pohon dan daun seolah ikut “hening” sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah yang sedang berlangsung.

Namun, benarkah daun benar-benar berhenti bergerak? Secara ilmiah, fenomena daun yang tampak diam tidak bisa dibuktikan sebagai kejadian khusus yang hanya terjadi saat salat Idulfitri. Berdasarkan jurnal The Diversity of Chemical Substances Controlling The Nyctinastic Leaf-Movement in Plants (2000) oleh Minoru Ueda dan tim, pergerakan daun dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama kecepatan angin di dekat permukaan tanah yang berubah sepanjang hari.

Pada pagi hari, termasuk saat pelaksanaan salat Idulfitri, kondisi udara cenderung lebih stabil karena pemanasan matahari belum maksimal. Akibatnya, angin bertiup lebih lemah dibandingkan siang hari.

Minimnya hembusan angin ini membuat daun terlihat lebih tenang atau hampir tidak bergerak, khususnya di area yang terlindung dari aliran udara langsung. Selain itu, tingkat kelembapan yang relatif tinggi di pagi hari juga mengurangi gejolak udara, sehingga gerakan daun menjadi lebih halus dan kurang terlihat.

Dari sisi persepsi manusia, suasana yang hening dan khusyuk saat ibadah turut memengaruhi cara otak dalam menangkap kondisi sekitar. Ketika seseorang berada dalam kondisi fokus dan tenang, perhatian terhadap suara maupun gerakan di sekitarnya cenderung berkurang, sehingga lingkungan terasa lebih sunyi dan stabil.

Dalam psikologi, hal ini dikenal sebagai selective attention, yakni kemampuan otak untuk memusatkan perhatian pada satu aktivitas utama dan mengabaikan rangsangan lain. Akibatnya, gerakan kecil pada daun yang sebenarnya tetap terjadi bisa terasa seolah tidak ada.

Dari perspektif Islam, seluruh makhluk di langit dan bumi diyakini senantiasa bertasbih kepada Tuhan, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 44. Ayat tersebut menyatakan bahwa semua ciptaan memuji Tuhan, meskipun manusia tidak memahami bagaimana caranya.

Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa seluruh makhluk menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Tuhan melalui keberadaannya. Setiap ciptaan, termasuk tumbuhan dan alam semesta, tunduk pada aturan-Nya sebagai bagian dari tanda keagungan-Nya.

Baca Juga: Tabungan Auto Buncit, Simak 7 Tips Mengelola Uang THR dengan Bijak saat Idul Fitri 2026

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribunnews.com
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna