Grid.ID- Menjelang Ramadan 2026, permintaan kurma di Indonesia biasanya meningkat tajam. Buah manis ini menjadi sajian favorit saat berbuka puasa maupun hidangan Lebaran.

Namun, banyak orang belum mengetahui cara menyimpan kurma yang benar agar tetap segar dan tahan lama. Padahal, penyimpanan yang kurang tepat bisa membuat kurma cepat berjamur atau berubah rasa.

Setiap jenis kurma memiliki karakteristik dan daya tahan berbeda. Karena itu, memahami teknik penyimpanan yang tepat menjadi penting agar stok kurma aman selama Ramadan 2026 berlangsung.

Kenali Jenis Kurma Sebelum Menyimpan

Dikutip dari Kompas.com (16/2/2026), Banquet Sous Chef di Jakarta International Expo and Convention Kemayoran, Chef Fahad Fuad, serta Executive Chef of Mercure Jakarta Simatupang, Chef Noldy Herling, membagikan sejumlah tips menyimpan kurma agar awet.

Kata mereka, langkah pertama sebelum menyimpan kurma untuk persiapan Ramadan 2026 adalah mengenali jenisnya. Secara umum, kurma dibagi menjadi tiga kategori utama:

1. Kurma Kering

Contohnya kurma ajwa dan medjool. Jenis ini memiliki daya tahan paling lama. Jika disimpan dengan benar, kurma kering dapat bertahan lebih dari satu tahun.

2. Kurma Basah

Contohnya sukari dan turnish. Kurma basah cenderung lebih cepat rusak, terutama bila disimpan di suhu ruang. Jenis ini lebih rentan berjamur.

3. Kurma Setengah Matang

Baca Juga: Waspada Jelang Ramadan 2026, Kenali Ciri-ciri Kurma yang Tak Layak Konsumsi

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Tribunnews.com,KOMPAS.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik