Grid.ID - Dinas Pendidikan ungkap nasib guru SD di Jember yang suruh murid lepas baju. Kasus ini viral usai wali murid murka dan menuntut guru tersebut dikeluarkan.
Aksi menggegerkan seorang guru SD di Jember yang menyuruh murid-muridnya melepas baju membuat orangtua siswa murka. Guru perempuan berinisial FT, yang merupakan wali kelas V, menyuruh 22 muridnya untuk menanggalkan baju usai dirinya kehilangan uang.
FT mengaku kehilangan uang pecahan lembaran baru Rp 75 ribu di kelas pada Jumat (6/2/2026). Ia menyebut uang tersebut adalah uang mahar dari suaminya.
Kini nasib guru SD di Jember yang suruh murid lepas baju tersebut dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono. Arief mengaku pihaknya telah melakukan mediasi antara guru, wali murid, pihak sekolah hingga polisi.
Arief menjelaskan bahwa untuk saat ini, guru yang bersangkutan telah dipanggil untuk proses pembinaan di kantor Dispendik Jember. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa tidak ada tuntutan lanjutan dari pihak siswa setelah mediasi dilakukan.
"Guru yang bersangkutan sudah kita panggil ke dinas untuk proses pembinaan," ucap Arief, dikutip dari Kompas.com.
Sebagai sanksi atas perbuatannya, FT kini dimutasi di tempat lain. Selama masa pembinaan ini, Arief telah berkoordinasi dengan satuan pendidikan dasar negeri lain sebagai tempat baru guru tersebut mengajar.
"Supaya beliau bisa kami pindahkan ke tempat lain. Supaya siswa dan wali murid menjalani belajar mengajar dengan baik lagi," jelasnya.
Setelah menjalani pemeriksaan etik, terungkap bahwa guru tersebut over reaktif atau memiliki reaksi berlebihan ketika kehilangan sesuatu. FT juga dikabarkan telah mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Kondisi Murid
Selain nasib guru SD di Jember, nasib para siswa yang disuruh lepas baju diungkap oleh Kadispendik Jember Arief Tjahjono. Para siswa telah menjalani trauma healing bersama KPAI usai mengalami kejadian tidak menyenangkan tersebut.
| Source | : | Kompas.com,TribunJember.com |
| Penulis | : | Ayu Wulansari K |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |