Grid.ID – Sidang praperadilan (prapid) yang diajukan oleh dr. Richard Lee (DRL) melawan Polda Metro Jaya digelar perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (2/2/2026). Namun, dalam persidangan kali ini, sosok sang dokter tidak tampak hadir di lokasi.

Ketidakhadiran dr. Richard Lee dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukumnya, Jefri Moses, saat tiba di pengadilan. Jefri mengungkapkan bahwa kliennya terpaksa absen karena kondisi kesehatan yang menurun.

"Masih dalam keadaan yang sakit," ujar Jefri Moses singkat, sembari berjalan menuju ruang sidang di PN Jakarta Selatan.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai agenda sidang dan kehadiran kliennya di masa mendatang, Jefri enggan berkomentar banyak.

"Nanti ya, setelah sidang ya," tambahnya.

Sindiran dari Doktif

Menariknya, ketidakhadiran dr. Richard Lee ini seolah sudah diprediksi oleh rivalnya, dokter Samira atau yang akrab disapa Doktif. Hadir lebih awal untuk mengawal persidangan, Doktif sempat melontarkan sindiran pedas sebelum pihak pengacara DRL memberikan konfirmasi.

"Dia nggak pernah datang. Tapi kemungkinan tanggal 4 ya beliau datang. Insyaallah beliau nggak terkena sakit mendadak atau nggak masuk ICU. Doktif doakan beliau sehat walafiat," cetus Doktif di hadapan awak media.

Doktif menegaskan kehadirannya di PN Jaksel adalah bentuk pengawalan agar kasus ini berjalan transparan. Ia mengaku khawatir akan adanya "gerakan senyap" yang bisa memenangkan pihak lawan tanpa pantauan publik.

"Doktif pengen lihat karena persidangannya kan terbuka. Kita mengawal meminta Ibu Hakim bisa memberikan keputusan seadil-adilnya sesuai fakta. Doktif takutkan terjadi seperti kejadian dulu, yang diam-diam, senyap, tiba-tiba menang," tegasnya.

Tantangan Rp1 Miliar dan Komitmen Mengawal Kasus

Baca Juga: Tolak Uang Damai Puluhan Miliar dari Dokter Richard Lee, Dokter Detektif: Kembalikan Dulu Uang Masyarakat!

Halaman Selanjutnya

Penulis : Ulfa Lutfia Hidayati
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#Bandung

#meninggal dunia

#Indonesia

#Aurel Hermansyah