Grid.ID – Sejak menjabat sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), aktivitas Ifan Seventeen kini lebih banyak dihabiskan di lingkungan kerja sebagai pejabat negara.

Ifan pun secara terbuka mengakui bahwa musik tidak lagi menjadi fokus utama di jam kantornya. Ia bahkan menjuluki dirinya sendiri sebagai musisi paruh waktu.

“Makanya aku tulis di bio Instagram itu aku part-timer musician. Jadi aku hanya menjadi musician di weekend atau di luar jam kerja," beber Ifan Seventeen di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).

"Kalau jam kantor ya memang fokusnya di kantor (PFN),” tutur Ifan.

Meski begitu, Ifan menegaskan bahwa perannya sebagai musisi dan pejabat negara masih bisa dijalani secara bersamaan. Ia tidak merasa perlu memilih salah satu di antara keduanya.

Menurut Ifan, pengalaman hidup membuatnya lebih memilih fokus pada apa yang sedang ia jalani saat ini, tanpa terlalu jauh memikirkan masa depan.

“Pengalaman mengajarkanku untuk tidak menerka-nerka masa depan. Jadi, lebih ke apa yang aku dapat sekarang, itu yang akan aku kerjakan," katanya.

"Apa yang aku jalani sekarang, itu yang akan aku jalani sebaik mungkin,” ujar Ifan.

Pelantun lagu Jangan Paksa Rindu ini juga menegaskan tidak ada peran yang terasa lebih menyenangkan dibanding yang lain. Semua dijalani dengan rasa tanggung jawab yang sama.
“Enggak ada yang lebih enjoy, enggak ada yang lebih. Dua-duanya enjoy. Semuanya,” kata Ifan.

Di tengah kesibukannya sebagai Dirut PFN, Ifan tetap mempersiapkan album baru. Dorongan terbesar untuk kembali berkarya datang dari orang-orang terdekat yang masih percaya padanya sebagai musisi.

“Trigger paling utama ya orang-orang terdekatku sih yang memang ternyata masih sangat percaya kalau aku masih bisa mengeluarkan karya,” ungkap Ifan.

Baca Juga: Comeback, Ifan Seventeen Rilis Lagu 'Jangan Paksa Rindu (Beda)' dari Album Resonance

Halaman Selanjutnya

Penulis : Ragillita Desyaningrum
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik