Grid.ID - Dedi Mulyadi respon masalah banjir di Bekasi. Gubernur Jabar tak segan senggol developer perumahan.
Akhir pekan ini, banjir akibat tingginya curah hujan tak hanya 'menenggelamkan' wilayah DKI Jakarta. Di beberapa titik di Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mengalami hal yang sama. Bahkan boleh dibilang lebih parah. Sejumlah perumahan premium di Bekasi tak luput dari amukan air.
Terbaru, Dedi Mulyadi respon masalah banjir di Bekasi. Gubernur Jabar tak segan senggol developer perumahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menanggapi sebuah video yang memperlihatkan kondisi banjir di kawasan perumahan di Bekasi. Dalam video itu, warga menunjukkan genangan air setinggi lutut yang merendam lingkungan tempat tinggal mereka.
Warga tersebut menyampaikan keluhannya karena menilai Dedi Mulyadi selama ini hanya menyoroti persoalan perumahan baru yang dianggap menjadi penyebab banjir. Sementara itu, perumahan lama tempat ia tinggal justru merasa seolah tak pernah mendapatkan perhatian.
“Nih KDM lihat rumah gue kebanjiran lagi, Harapan Indah, lu mikirinnya perumahan yang baru-baru, yang lama-lama kagak lu utusin, lu lihat tuh begini,” ujarnya kesal mengadu ke Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM tersebut, dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71.
Ia juga menceritakan bahwa keponakannya meninggal dunia saat banjir, bahkan harus dievakuasi menggunakan mobil rescue dan Tim SAR. Selain itu, ia menyebut banjir di kawasan Harapan Indah, Bekasi, bisa terjadi hingga dua kali dalam sepekan.
Karena kondisi tersebut, warga itu memohon bantuan Dedi Mulyadi untuk mengatasi persoalan banjir, mengingat selama ini pihak warga kesulitan menghubungi pengembang perumahan. Kini, video keluhan warga Harapan Indah, Kota Bekasi, itu pun mendapat respons langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi tengah gencar menghentikan pembangunan perumahan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan bencana. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam membenahi persoalan tata ruang pembangunan di Jawa Barat yang selama ini dinilai semrawut.
Terkait banjir di Bekasi, Dedi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah lama mengetahui persoalan yang dikeluhkan warga tersebut. Ia menyebut, banjir yang kerap terjadi di Bekasi justru banyak melanda kawasan perumahan yang sebelumnya dipromosikan sebagai wilayah bebas banjir.
“Kita tahu banjir yang melanda Bekasi paling banyak dialami oleh perumahan-perumahan yang dulu menjanjikan sebagai kawasan bebas banjir,” ungkap Dedi Mulyadi, dikutip dari video di Instagram-nya @dedimulyadi71.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bertemu Para Korban Longsor Cisarua, Janji Bakal Beri Bantuan Rp 10 Juta Per KK
| Source | : | |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |