Grid.ID – Aktor sekaligus komedian Aming ikut membintangi film horor komedi berjudul Setannya Cuan. Film ini ternyata membahas bahaya berjudi.
Meski naskah film ini ditulis tujuh tahun lalu saat isu Togel masih ramai, Aming menilai pesan tentang bahaya uang instan justru semakin relevan di tahun 2026.
Pria 45 tahun itu mengatakan bahwa bentuk judi boleh berubah, tetapi dampak buruknya tetap sama dan masih relevan di kalangan masyarakat.
"Sebenarnya isunya masih relevan ya. Kalau dulu kan togel, at that time ya 2019 togel. Kalau sekarang tuh kan judol (judi online). Jadi masih relevan. Secara esensi sama tapi implementasi medianya beda kan," ungkap Aming di Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).
Aming mengaku prihatin melihat kondisi orang-orang di sekitarnya. Ia menyebut banyak temannya terjerat utang pinjol dan judi hingga berdampak serius pada kesehatan mental.
"Nah, ada pengalaman, ada banyak teman yang terjerat Pinjol gitu kan, terjerat utang sampai banyak yang... apa ya, kecenderungan suicide (bunuh diri) gitu," kata Aming.
Melalui Setannya Cuan, Aming berharap penonton bisa memahami bahwa kesuksesan tidak bisa diraih dengan cara instan. Menurutnya, judi dalam bentuk apa pun hanya membawa kehancuran.
"Emang sejahat itu ya yang namanya judi apapun bentuknya, mau judi konvensional ataupun judi yang 'profesional'. Makanya film ini memberikan sebuah wacana tentang apapun yang didapatkan dengan cara instan tuh enggak baik," tegasnya.
Saat ditanya apakah dirinya pernah tergoda mencoba jalan pintas seperti judi atau pinjol, Aming dengan tegas menolak. Ia mengaku bersyukur masih bisa mendapatkan rezeki dari pekerjaan yang halal.
"Tapi kalau terjerat pinjol atau tidak kayak gitu atau judol segala macam, enggak pernah, enggak bakat ya. Saya tipe orang yang taunya... dari dulu sampai sekarang, ya sih alhamdulillah ada aja kerjanya. Dan jangan sampai, amit-amit," tutup Aming.
Film Setannya Cuan dibintangi oleh Nadine Alexandra, Joe P Project, Fico Fachriza, Dimas Andrean, Anyun Cadel, Candil, Ben Kasyafani, Mega Carefansa, Gabriella Desta, Mongol Stres, Aming, Budi Dalton, serta penampilan istimewa mendiang Babe Cabita sebagai kenangan terakhir bagi dunia perfilman Indonesia.
Film garapan sutradara Sahrul Gibran dan Jay Sukmo serta produksi RADEPA Studio ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 5 Maret 2026. (*)
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Desy Kurniasari |