Grid.ID - Gerakan Konser Amal Gitaris untuk Negeri kembali digelar sebagai respons atas bencana yang melanda Aceh pada Desember lalu. Dewa Budjana menjadi salah satu sosok utama di balik konser amal tersebut.
Konser ini menjadi gelaran kelima sejak pertama kali diadakan oleh Kompas Gramedia. Para gitaris kembali bersatu membawa misi kemanusiaan.
“Kami menamakan diri tetap Konser Amal Gitaris untuk Negeri dan ini sudah yang kelima,” ujar Dewa Budjana, ketika ditemui saat Konferensi Pers, Jumat (23/01/2026).
Dewa Budjana menjelaskan konser baru bisa digelar awal tahun karena padatnya jadwal akhir tahun. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membantu korban bencana.
“Pasca bencana, mereka masih sangat membutuhkan bantuan,” katanya.
Dalam konser ini, fokus utama adalah penggalangan dana. Bantuan ditujukan untuk mendukung proses pemulihan penyintas.
Dewa Budjana menyebut kebutuhan korban sangat beragam. Mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan jangka panjang.
“Yang paling utama tentu bantuan hidup seperti makan dan pakaian,” ucap Dewa Budjana.
Meski demikian, ia percaya donasi tetap dibutuhkan. Peran donatur menjadi sangat krusial dalam situasi pemulihan.
Dewa Budjana menegaskan konser ini tidak memiliki target angka donasi. Fokusnya adalah mengajak sebanyak mungkin pihak untuk peduli.
“Target angka tidak pernah ada, yang penting bisa membantu,” katanya.
Baca Juga: Dewa Budjana Ungkap Pengalaman Mencekam di Palu, Jadi Pemantik Konser Amal Gitaris untuk Negeri
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Nesiana |