Grid.ID - Insiden keributan terjadi di Keraton Solo saat acara penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Nomor 8 Tahun 2026. Keributan itu terjadi di pendopo utama Keraton Kasunanan Solo, Minggu (18/1/2026) siang.

Adapun situasi itu memanas sejak sebelum acara dimulai hingga rangkaian kegiatan berlangsung. Ketegangan terjadi akibat konflik antara kubu Paku Buwono XIV Mangkubumi dan pihak Paku Buwono XIV Purbaya.

Di mana surat keputusan yang ditandatangani Menteri Kebudayaan Fadli Zon itu memberikan mandat kepada KGPAA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya (P3KCB) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau penanggung jawab kawasan keraton.

Lantas bagaimana kronologi 2 kubu Keraton Solo ribut di depan Fadli Zon? Simak penjelasannya.

Kronologi 2 Kubu Keraton Solo Ribut di Depan Fadli Zon

Melansir Kompas.com, sejumlah keributan terjadi saat acara penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Nomor 8 Tahun 2026 pada Minggu (18/1/2026) siang.

Keributan terjadi beberapa kali, salah satunya berupa aksi saling dorong di pintu keraton sesaat sebelum acara dimulai. Situasi juga memanas ketika kubu Pakubuwono (PB) XIV Purbaya berhadapan dengan kubu lainnya hingga nyaris terjadi perkelahian.

Kronologi 2 kubu Keraton Solo ribut di depan Fadli Zon, imbas sang Menbud serahkan SK ke KGPH Tedjowulan.
Kompas.com
Kronologi 2 kubu Keraton Solo ribut di depan Fadli Zon, imbas sang Menbud serahkan SK ke KGPH Tedjowulan.

Bukan itu saja, muncul pula rekaman kamera pengawas di sekitar pintu Gajah menuju kawasan Keputren Keraton Solo. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah orang berpakaian hitam memanjat tembok keraton menggunakan tangga bambu sambil membawa alat yang diduga pemotong gembok.

Setelah pintu berhasil dibuka dari dalam, sejumlah abdi dalem tampak masuk ke kawasan Keputren yang terhubung langsung dengan Pendopo Utama, lokasi digelarnya acara penyerahan SK.

Kuasa hukum PB XIV Purboyo, Billy Suryowibowo, mengungkap penyebab kericuhan tersebut. Menurutnya, hal itu dipicu karena acara tersebut merupakan inisiasi kementerian tanpa melibatkan pihaknya dalam pembahasan.

Baca Juga: Kronologi Pesawat ATR Jogja - Makassar Hilang Kontak di Maros, Serpihan Pesawat Ditemukan Pendaki di Gunung Bulusaraung

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,TribunSolo.com
Penulis : Widy Hastuti Chasanah
Editor : Widy Hastuti Chasanah

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik