Grid.ID - Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT rute Jogja-Makassar dikabarkan hilang kontak pada Sabtu (17/01/2026). Pesawat itu hilang kontak saat melintasi wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros.
Kabar itu dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman Laisa. Ia menyebut laporan awal diterima tak lama setelah komunikasi dengan pesawat terputus.
Pesawat tersebut dioperasikan Indonesia Air Transport. Pilot in Command tercatat bernama Captain Andy Dahananto. Pesawat mengangkut tujuh kru dan tiga penumpang.
Walau masih dalam pencarian, pesawat itu diduga jatuh di Gunung Bulusaraung. Dugaan itu muncul usai pendaki gunung tersebut menemukan beberapa serpihan puing diduga milik pesawat ATR.
Lantas bagaimana kronologi pesawat ATR Jogja-Makassar hilang kontak di Maros? Simak penjelasannya!
Kronologi Pesawat ATR Jogja - Makassar Hilang Kontak di Maros
Seperti diketahui, pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat melintasi wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros pada Sabtu (17/01/2026). Pesawat tersebut hilang kontak di titik koordinat 04*57’08” S 119*42’54”E.
Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman Laisa, pesawat awalnya bertolak dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Pukul 04.23 UTC, sekitar 11.23 WIB atau 12.23 Wita, Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center mengarahkan pesawat mendekat ke landasan pacu Bandara Makassar.
Namun, dalam proses pendekatan itu, pesawat tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya. Mengetahui hal itu, ATC lantas memberi arahan ulang pada awak pesawat.
Baca Juga: Kronologi Pejabat Kementerian UMKM Kecelakaan di Tol Pejagan Pemalang, Sopir Dinyatakan Selamat
| Source | : | Kompas.com,Tribun-video.com |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |