Grid.ID - Selama 10 tahun memerankan Risa Saraswati di semesta film Danur, Prilly Latuconsina mengaku masih menghadapi tantangan besar, terutama saat syuting film terakhirnya.
Prilly mengatakan tantangan tersebut muncul setiap kali membaca naskah. Ia kerap ragu bagaimana seharusnya Risa bereaksi saat berhadapan dengan makhluk tak kasat mata.
"Masih sampai syuting terakhir pun yang paling sulit adalah kadang tuh kalau baca skrip aku tuh bingung reaksi Risa kalau ketemu sama hantu tuh harus seperti apa gitu," ungkap Prilly di XXI Agora Mal, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).
Jarak produksi yang cukup panjang juga memperbesar tantangan tersebut. Film ketiga dan film terakhir Danur terpaut waktu hingga enam tahun.
"Karena kan apalagi jaraknya yang dari ketiga sampai yang sekarang itu kan 6 tahun ya. Jadi udah lama enggak syuting, udah lama enggak ngobrol sama Teh Risa," jelasnya.
Prilly harus benar-benar memahami psikologis Risa sebagai anak indigo yang terbiasa melihat hantu. Ia pun sering mempertanyakan apakah Risa masih merasa takut atau justru sudah kebal.
"Ada beberapa adegan tuh yang kayak, 'Gimana ya perasaan Risa pas ketemu lagi sama Peter Cs?'. Atau gimana perasaan Risa ketika ketemu sama hantu yang mukanya serem? Takut enggak ya atau enggak?" ujarnya.
Kesulitan itu makin terasa karena aktris 29 tahun ini tidak memiliki kemampuan supranatural seperti Risa Saraswati.
"Aku sama sekali enggak sensitif atau enggak punya pengalaman yang gimana-gimana. Jadi untuk menyambungkan logika aku dan apa yang Teh Risa alami di dunia nyata tuh juga lumayan sulit gitu," pungkasnya.
Selain Prilly, film ini juga dibintangi oleh Zee Asadel, Dian Nitami, Dito Darmawan, dan lain-lain. Disutradarai oleh Awi Suryadi, film Danur: The Last Chapter akan tayang pada Lebaran 2026. (*)
Baca Juga: Syok Baca Naskah Danur: The Last Chapter, Prilly Latuconsina: Kepala Saya Putus!
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Desy Kurniasari |