Grid.ID - Perayaan Natal 2025 identik dengan suasana hangat, kebersamaan keluarga, dan aneka hidangan khas akhir tahun. Salah satu kudapan yang hampir selalu hadir adalah gingerbread cookies, kue kering berbahan jahe dengan aroma rempah yang khas.
Kue ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol tradisi panjang yang telah melewati lintas zaman dan budaya. Dari ritual kuno hingga perayaan modern, gingerbread cookies terus mempertahankan pesonanya.
Menjelang Natal 2025, minat masyarakat untuk membuat sendiri kue kering ini di rumah pun semakin meningkat. Berikut resep gingerbread cookies yang bisa menjadi sajian istimewa saat Natal 2025.
Asal-Usul Gingerbread Cookies Sejak Zaman Kuno
Dilansir dari The Spruce Eats, sejarah gingerbread cookies dapat ditelusuri hingga masa Yunani dan Mesir kuno. Pada periode tersebut, olahan berbahan jahe sudah dikenal dan digunakan dalam berbagai ritual keagamaan serta perayaan penting.
Catatan sejarah menyebutkan gingerbread cookies telah ada sekitar 2.400 tahun sebelum Masehi, jauh sebelum perayaan kelahiran Isa Almasih dikenal dunia. Jahe kala itu dipandang sebagai rempah bernilai tinggi karena khasiatnya yang menghangatkan tubuh dan dipercaya menyehatkan. Seiring berkembangnya jalur perdagangan, olahan jahe ini menyebar ke berbagai wilayah.
Mengutip Kompas.com, pada abad ke-10, gingerbread cookies mulai berkembang di China seiring meningkatnya penggunaan rempah dalam kuliner. Beberapa abad kemudian, tepatnya abad ke-11, kudapan ini masuk ke Eropa melalui tentara Salib yang membawa jahe dari Timur Tengah.
Di Eropa, gingerbread cookies dibuat dari campuran biji almond, tepung panir, air mawar, gula, dan jahe. Adonan tersebut dicetak dengan bentuk raja, ratu, serta simbol religi, lalu dihias icing berwarna emas. Bentuk dan tampilannya mencerminkan status sosial dan makna spiritual pada masanya.
Perubahan besar terjadi pada abad ke-16 di Inggris Raya. Masyarakat mulai mengganti tepung panir dengan tepung terigu serta menambahkan telur dan pemanis. Hasilnya adalah gingerbread cookies dengan tekstur lebih ringan dan cocok dikonsumsi sehari-hari.
Pada masa ini pula, gingerbread cookies berbentuk orang-orangan pertama kali dibuat dan didedikasikan untuk Ratu Elizabeth I. Dari sinilah bentuk gingerbread cookies semakin variatif dan menyesuaikan musim.
Masih di abad ke-16, Jerman menciptakan tradisi memanggang gingerbread cookies berbentuk rumah atau kabin musim dingin. Gingerbread house dihiasi cerobong asap dan salju putih dari icing, menciptakan visual khas musim dingin Eropa.
Baca Juga: Resep Klapertart, Sajian Legendaris untuk Perayaan Natal 2025
| Source | : | Kompas.com,Tribun Video |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Desy Kurniasari |