Grid.ID- Inilah kronologi pengeroyokan debt collector di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Kasus ini tengah menjadi perhatian publik setelah berujung pada tewasnya dua orang korban.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 11 Desember 2025, dan memicu kerusakan fasilitas warga di sekitar lokasi kejadian. Aparat kepolisian mengungkap bahwa insiden bermula dari upaya penagihan cicilan sepeda motor di Jalan Raya Kalibata. Situasi yang semula berupa cekcok berubah menjadi aksi kekerasan brutal yang melibatkan banyak orang.
Kronologi pengeroyokan debt collector ini juga menyeret enam anggota kepolisian sebagai terduga pelaku. Polri menegaskan penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai hukum yang berlaku.
Kronologi Pengeroyokan Debt Collector di Jalan Raya Kalibata
Pengeroyokan debt collector bermula sekitar pukul 15.45 WIB di Jalan Raya Kalibata, tepatnya di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Mengutip Kompas.com, Sabtu (13/12/2025), dua pria berinisial MET (41) dan NAT (32), yang berprofesi sebagai debt collector atau mata elang, menghentikan seorang pengendara sepeda motor.
Penindakan tersebut dilakukan karena motor yang dikendarai diduga menunggak cicilan kredit. Namun, pengendara motor tidak menerima perlakuan tersebut dan terlibat adu argumen dengan kedua korban.
Situasi semakin memanas ketika pengendara motor tersebut memanggil sejumlah rekannya. Berdasarkan keterangan polisi, teman-teman pemotor itu diperkirakan berjumlah sekitar delapan orang.
Tidak lama kemudian, mereka mendatangi lokasi kejadian dan langsung terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap dua debt collector tersebut. Pada tahap inilah pengeroyokan debt collector ini berubah menjadi peristiwa kekerasan massal yang sulit dikendalikan.
Menurut kesaksian warga, selain kelompok yang dipanggil oleh pemotor, terdapat lima orang dari sebuah mobil yang berada tepat di belakang sepeda motor tersebut. Kelima orang itu turun dari kendaraan dan ikut terlibat dalam pengeroyokan.
Kapolsek Pancoran Komisaris Polisi Mansur menjelaskan bahwa para pelaku memukuli kedua korban secara bersama-sama. Setelah dianiaya, MET dan NAT diseret ke pinggir jalan dalam kondisi mengenaskan.
Kasus pengeroyokan debt collector ini kemudian dilaporkan oleh warga melalui layanan darurat 110. Sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Pancoran tiba di lokasi kejadian.
| Source | : | Tribun Jakarta,KOMPAS.com |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |