Grid.ID - Diduga tipu ratusan pasangan saat hari pernikahan, rumah pemilik wedding organizer digeruduk warga. Polisi turun tangan selidiki kasus tersebut.
Sebuah wedding organizer (WO) diduga telah melakukan penipuan terhadap ratusan pasangan di beberapa wilayah di Jakarta. Dugaan penipuan ini muncul setelah acara pernikahan yang dikelola oleh WO milik wanita berinisial AP ini tak berjalan mulus.
Salah seorang korban mengaku catering makanan tidak datang saat acara. Para korban pun membentuk grup WhatsApp untuk berkomunikasi terkait peristiwa yang menimpa mereka.
"Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya," jelas salah seorang korban, Tamay (26), dikutip dari Kompas.com.
Jumlah Korban dan Kerugian
Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah korban untuk saat ini setidaknya ada sekitar 230 pasangan. Total kerugian pun mencapai Rp 15 - 16 miliar.
"Tadi di jam 12.00 WIB kami mutusin hitung. Total kerugian yang udah kami coba buat 15-16 miliar," jelas Tamay.
Dari hasil diskusi para korban, AP diduga memberikan penawaran yang sama secara menggiurkan untuk menarik pelanggan. Saat ini pihak WO sudah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara, diikuti korban yang ingin mengetahui kejelasan dugaan penipuan.
"Ini semua sudah di Polres Jakarta Utara. Termasuk owner-nya, semuanya, marketing-nya. Mereka berkelit. Pokoknya enggak jelas lah, kami enggak dapat titik terangnya," jelas Tamay.
Rumah Pemilik WO Digeruduk
Pada Minggu (7/12/2025), kediaman AP yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur digeruduk ratusan warga yang mengaku sebagai korban. Mereka melayangkan protes hingga menuntut AP untuk bertanggung jawab.
| Source | : | Kompas.com,Threads |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Desy Kurniasari |