Grid.ID – Uya Kuya akhirnya buka suara usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus hilangnya kucing dan sejumlah barang di rumahnya. Hal tersebut terjadi saat peristiwa penjarahan pada Sabtu (30/08/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat dimintai keterangan, Uya menegaskan bahwa dirinya bukan pihak pelapor dalam kasus tersebut. Ia menyebut bahwa saudara iparnya lah yang terlebih dahulu melapor.
“Pelapornya juga bukan saya, pelapornya adalah Rizi, saudara ipar saya” ujarnya.
Uya menjelaskan bahwa rumahnya dihuni oleh banyak anggota keluarga sehingga bukan hanya dirinya yang terdampak. Ia menyebut ada mertua, ipar, keponakan, hingga keluarga karyawan yang tinggal bersama.
“Yang tinggal di rumah saya itu bukan hanya saya, banyak keluarga saya di sana,” kata Uya. Kondisi itu yang membuat berbagai laporan dan aduan terkait penjarahan tidak datang darinya secara langsung.
Ia juga menegaskan bahwa Rizi-lah yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Hal itu dilakukan karena Rizi juga tinggal di rumah dan turut mengalami dampaknya.
Terkait kasus kucing hilang, Uya mengatakan dirinya memberikan keterangan sesuai yang ia ketahui. Ia memastikan tidak menambah atau mengurangi fakta yang diminta penyidik.
"Terkait kucing memang benar adanya, saya juga masih mencari 3 ekor yang sampai saat ini belum ketemu," jelas Uya.
Mengenai sikapnya terhadap para pelaku, Uya menegaskan bahwa ia tidak menyimpan dendam. Ia mengatakan bahwa sudah memaafkan dan ikhlas sejak awal.
“Memaafkan? Oh, dari awal saya sudah memaafkan,” ucapnya.
“Saya ikhlas kok, dari awal saya memaafkan,” tambah Uya.
Baca Juga: Uya Kuya Kembali Duduki Kursi Parlemen, Astrid Kuya Singgung Kebenaran, Kenapa?
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Desy Kurniasari |